<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ratih Ayuningrum &#8211; asyikasyik.com</title>
	<atom:link href="https://asyikasyik.com/author/ratih-ayuningrum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<description>Renyah dan Berfaedah...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Nov 2021 07:37:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://asyikasyik.com/wp-content/uploads/2019/12/cropped-asyikasyiklogo-1-1-32x32.png</url>
	<title>Ratih Ayuningrum &#8211; asyikasyik.com</title>
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BUNGA, DAUN, WAKTU, DAN TAKDIRNYA SENDIRI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/bunga-daun-waktu-dan-takdirnya-sendiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ratih Ayuningrum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Nov 2021 07:24:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CERPEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=8191</guid>

					<description><![CDATA[AKU menyingkap tirai jendela. Menatap satu ruangan di seberang sana yang lampunya masih menyala. Tirai jendelanya tidak ditutup sehingga aktivitas di dalamnya samar dapat terlihat dari luar. Satu sosok tengah menghadap layar. Jari jemarinya dengan lincah menari di atas keyboard. Sesaat dia berhenti. Mengambil gelas di depannya. Menyesap, pelan. Aku mengambil gawai. Mengetik satu pesan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LELAKI, BUKU, DAN JUTAAN KATA DI MATANYA</title>
		<link>https://asyikasyik.com/lelaki-buku-dan-jutaan-kata-di-matanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ratih Ayuningrum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 06:20:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CERPEN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://asyikasyik.com/?p=6281</guid>

					<description><![CDATA[Aku melirik arloji di pergelangan tangan. Sudah dua jam aku berada di tempat ini. Kuhidu udara. Meloloskan sekian banyak oksigen untuk memenuhi paru-paru. Wangi kertas dan bahan cetak lainnya berbaur mencipta sensasi tersendiri di indera penciuman. Sekilas, tatapanku beralih ke meja sirkulasi. Wajah seorang perempuan setengah tua di sana tersenyum padaku. Tangannya mengisyaratkan bahwa waktu [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PUISI-PUISI RATIH AYUNINGRUM; KITA TAK PERLU BICARA HUJAN</title>
		<link>https://asyikasyik.com/puisi-puisi-ratih-ayuningrum-kita-tak-perlu-bicara-hujan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ratih Ayuningrum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 08:35:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PUISI]]></category>
		<category><![CDATA[ratih ayuningrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://asyikasyik.com/?p=6060</guid>

					<description><![CDATA[Kita Tak Perlu Bicara Hujan Menggulir beranda Wajahmu menjadi dua Aku mengerjap Senyummu ada di hadapan Aku berbalik Senyummu menjadi seringai Kita tak perlu lagi bicara hujan Tak ada hujan yang akan seirama dalam obrolan kita Puisi Menua Puisi kita telah menua Seperti kamu yang tak kukenali dalam kata-kata Saat kamu bicara tentang musik dan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PUISI-PUISI RATIH AYUNINGRUM; SENJA ITU ADALAH KAMU</title>
		<link>https://asyikasyik.com/puisi-puisi-ratih-ayuningrum-senja-itu-adalah-kamu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ratih Ayuningrum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2020 03:17:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PUISI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=5676</guid>

					<description><![CDATA[Ilustras: Nida K, 9 tahun Senja Itu Adalah Kamu Berbicara senja Adalah kelepak kita menuju pulang Mencium bau anggrek di halaman Menciumi punggung waktu Rumah yang hangat Keluh kesah sesekali, tak mengapa Diiringi celoteh, rengek serta terkadang derai airmata dan kemudian berganti riuh rendah tawa. Dan, senja selalu kita nikmati pada waktu milik kita Senja [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
