<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asyikasyik.com</title>
	<atom:link href="https://asyikasyik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<description>Renyah dan Berfaedah...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2026 05:02:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://asyikasyik.com/wp-content/uploads/2019/12/cropped-asyikasyiklogo-1-1-32x32.png</url>
	<title>asyikasyik.com</title>
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>RILIS “TIMANG”, AKARACITA HIDUPKAN NYANYIAN KASIH SAYANG DALAM TRADISI BANJAR</title>
		<link>https://asyikasyik.com/rilis-timang-akaracita-hidupkan-nyanyian-kasih-sayang-dalam-tradisi-banjar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 04:47:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18462</guid>

					<description><![CDATA[AKARACITA, kelompok musik etnik kontemporer asal Kalimantan Selatan kembali merilis single terbaru berjudul “Timang” pada 9 Oktober 2026. Lagu Timang berakar dari kebudayaan Banjar ketika menidurkan anak dengan cara menggendong atau mengayun sembari mendendangkan nyanyian atau shalawat. Dalam laku ini terjalin kehangatan, ritme, serta ikatan batin antara ibu dan anak. “Timang berangkat dari nyanyian uma [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“BARU KEMARIN”; SINGLE TERBARU PUJA MANDELA TENTANG WAKTU YANG CEPAT BERLALU</title>
		<link>https://asyikasyik.com/baru-kemarin-single-terbaru-puja-mandela-tentang-waktu-yang-cepat-berlalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 00:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18457</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Rasanya baru kemarin   kau berteriak di ruang bersalin  Rasanya baru kemarin   susu hangat kubuat terlalu dingin  &#160; BEGITU dua baris lirik Baru Kemarin, single terbaru Puja Mandela. Lagu yang dirilis pada 19 September 2026 ini merupakan single kelima dari jurnalis dan musisi asal Batulicin tersebut. Lagu ini kembali mempertemukan Puja Mandela dengan Prima Yuda Prawira sebagai produser. Dalam proses rekamannya, Puja mengajak Erwin Sebastian, bassis Senja [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ARKAIS FESTIVAL; SEBUAH HARAPAN DARI SELATAN KALIMANTAN</title>
		<link>https://asyikasyik.com/arkais-festival-sebuah-harapan-dari-selatan-kalimantan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zalyan Shodiqin Abdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 05:25:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18439</guid>

					<description><![CDATA[Balairung Sari telah padam, melipat Arkais Festival dalam ingatan. Sekarang, mereka berjalan dengan mimpi yang lebih besar: selatan jadi mercusuar sastra Kalimantan. PULUHAN pelajar mahasiswa; seniman dan sastrawan berkumpul di balairung menikmati detik-detik terakhir penutupan Arkais Festival lewat pembacaan puisi Mas Husaini Maratus oleh JH Tanujaya. Kata-kata mengudara. Suara dan rona Tanujaya mengalun perlahan—memintal suasana [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HANTU-HANTU LUCU DI ARKAIS FESTIVAL ARKALITERA</title>
		<link>https://asyikasyik.com/hantu-hantu-lucu-di-arkais-festival-arkalitera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zalyan Shodiqin Abdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 08:18:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18435</guid>

					<description><![CDATA[Suatu ketika, hantu-hantu sedang berkumpul, asyik bertukar cerita. Tiba-tiba datang Brodin, pemuda yang baru saja tewas di tangan pamannya sendiri. Anehnya, bukannya disambut, para hantu senior malah buang muka, pergi menjauh. ADA apa gerangan? Mengapa Brodin sampai dimusuhi para hantu senior? Semua bermula dari kisah rakyat tentang kesaktian seorang mandor pabrik gula yang gigih melawan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DIPUNCAKI MALAM IMAJI, WSFEST 2026 BANJARBARU DEKATKAN SASTRA KEPADA PUBLIK</title>
		<link>https://asyikasyik.com/dipuncaki-malam-imaji-wsfest-2026-banjarbaru-dekatkan-sastra-kepada-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 07:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANJARBARU]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18430</guid>

					<description><![CDATA[WABUL Sawi Festival 2026 ditutup dengan Malam Imaji di Panggung Bundaran Mingguraya, Banjarbaru, Jumat (25/9/2026) malam. Beragam pertunjukan ditampilkan; dari teater, tari, puisi, madihin, hingga poetry slam. Sebelumnya, dari tanggal 23-25 September, Wabul Sawi Festival (WSFest) menggelar sejumlah kegiatan yang tersebar di sejumlah tempat. Ada Oru (Obrolan Seru) di SMPN 2 Banjarbaru dengan narasumber Kusni [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>EXPO RELIGI 11: MERAKIT, MENJAGA RAGAM KEYAKINAN DAN IKATAN TRADISI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/expo-religi-11-merakit-menjaga-ragam-keyakinan-dan-ikatan-tradisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2026 15:35:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[RELIGI]]></category>
		<category><![CDATA[SERBANEKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18427</guid>

					<description><![CDATA[LUAR  biasa, tanpa terasa dan disangka, tahun ini LK3 Banjarmasin berhasil menyelenggarakan Expo Religi yang ke 11, berarti sudah 11 kali berhasil diselenggarakan, bertempat di Nol Kilometer, dari tanggal 25 hingga 27 September 2026.  Tema expo yang diangkat kali ini adalah Merakit: Menjaga Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi. Bahwa di tengah berbagai bencana yang sedang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PALUI BANARAN DAN RIRIT CAMPALA; DUA MUSISI KALIMANTAN SELATAN MASUK NOMINASI AMI AWARDS</title>
		<link>https://asyikasyik.com/palui-banaran-dan-ririt-campala-dua-musisi-kalimantan-selatan-masuk-nominasi-ami-awards/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 06:12:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18417</guid>

					<description><![CDATA[INI kabar membanggakan bagi Kalimantan Selatan. Betapa tidak, Palui Banaran dan Ririt Campala masuk Nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards untuk kategori Karya Produksi Musik Etno Terbaik. Palui Banaran dinominasikan melalui karya “Wadian Dadas”, yang berangkat dari tradisi Belian Dadas masyarakat Dayak Maanyan. Sementara Ririt Campala masuk nominasi melalui karya “Babun”, sebuah karya yang berangkat [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KOMUNITAS PENULIS MUDA ARKALITERA GELAR ARKAIS FESTIVAL 2026 </title>
		<link>https://asyikasyik.com/komunitas-penulis-muda-arkalitera-gelar-arkais-festival-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18414</guid>

					<description><![CDATA[KOMUNITAS Arkalitera menggelar Arkais Festival 2026 pada 28–30 September 2026 di Gedung Balairung Sari, Taman Budaya Kalimantan Selatan, Banjarmasin. Arkais Festival menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari diskusi publik, diskusi buku, pembacaan puisi, monolog, kelas penulisan hingga apresiasi karya. Rangkaian acara berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan sastrawan, penulis, peneliti, dan pegiat sastra. Founder Arkalitera, Rafii [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WSFEST 2026; &#8220;RAKAT&#8221; DI TENGAH KABUT ASAP</title>
		<link>https://asyikasyik.com/wsfest-2026-rakat-di-tengah-kabut-asap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 09:41:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18403</guid>

					<description><![CDATA[WABUL Sawi Festival (WSFest) 2026, sebuah event sastra tahunan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan– dan kini memasuki tahun ke-3, akan digelar pada 23-26 September 2026.  Dari eflyer di instagram @wabulsawifest.official, terasa sekali nuansa yang muram dengan warna kuning kusam serupa udara berkabut asap yang tercipta dari kebakaran lahan dan hutan yang kini melanda Kalimantan. Hal ini [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AKARACITA BAWAKAN CERITA “JAGAU” KE PLATFORM MUSIK DIGITAL</title>
		<link>https://asyikasyik.com/akaracita-bawakan-cerita-jagau-ke-platform-musik-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:37:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18398</guid>

					<description><![CDATA[AKARACITA, kelompok musik asal Banjarbastu, Kalimantan Selatan, merilis single “Jagau” pada 24 Agustus 2026, bertepatan dengan bulan perjuangan dan kemerdekaan. Cerita dan ingatan tentang Banua kembali dibawa Akaracita ke ruang musik digital. Kelompok musik asal Kalimantan Selatan tersebut merilis single terbaru berjudul “Jagau”. Pemilihan Jagau sebagai sumber penciptaan berangkat dari ketertarikan Akaracita terhadap figur dan ingatan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
