Selasa, 2 Maret 2021




Kru Asyik

Sandi Firly

Founder & Pemimpin Redaksi

Pernah wara-wiri di sejumlah koran lokal dan koran grup nasional, hingga akhirnya—karena tuntutan zaman, memutuskan melahirkan media online asyikasyik.com bersama beberapa temannya yang diluncurkan tepat pada malam deklarasi dua pasangan Capres-Cawapres 2019, Kamis (9/8/2018) malam Jumat Pahing. Menulis cerpen, novel, dan sesekali puisi apabila terlalu banyak termenung. Baginya, asyikasyik.com adalah tamasya pikiran dari ingar-bingar hidup yang terlalu serius dan sok sibuk.

Ananda Perdana Anwar

Co-Founder & Redpel

Penulis biasa, suka njlimet tapi kadang-kadang asyik. Pernah nyantri, tapi gak bisa jadi kiai, malah jadi wartawan. Juara lomba novel dan naskah drama, gara-gara hidupnya penuh drama, putar haluan menjadi esais. Sebenarnya suka fotografi tapi berat diongkos kalau mikirin lensa. Sesekali nulis berita kalau lagi mood. Tapi lebih senang jadi driver apalagi penumpangnya cantik. Sering dapat curhatan absurd lalu ditulis jadi cerita pendek. Doi pikir hidup gak perlu ribet mikirin isi dompet yang penting penampilan.

Kin Muhammad

Co-Founder & Webmaster

Belajar komputer otodidak karena hobi, mulai dari otak-atik hardware/software, jaringan komputer sampai “ngulik” python dan perl.. Sempat menjadi trader, internet marketer, "hacker wanna be" dan network administrator. Padahal dulu cita-cita ingin jadi dokter dan musisi. Sekarang, selain nanganin IT di salah satu perusahaan multinasional, ikut juga bantuin asyikasyik.com agar bisa lancar jaya.

Hudan Elyza Y'Ongo

Editor

Lahir di Banjarbaru November 1985. Menulis sejak tahun 2000. Di dunia perbukuan telah membidani dan mengeditori 50-an judul buku berbagai genre, lintas bidang. Penulis lepas beberapa media dengan berbagai nama (alias), bukan nama sebenarnya. Aktivitas lain adalah sebagai pengamat dan pengagum tanaman.

Nour Hartani

Ilustrator

Kadang disapa Koko Tatan karena dianggap Chinesee hanya lantaran Allah SWT menganugerahi wajah oriental; mata kecil. Pegiat komik dan ilustrasi, dengan karya di antaranya pernah dibukukan bersama komikus lainnya, judulnya "Dakwah Ala Komikus" (Alkautsar, Jakarta). Prinsip hidup: "Berkaryalah, atau tidak kreatif sama sekali."