Pada cerita anak, lanjut Sandi, juga harus memperhatikan hal-hal terlarang atau perlu perhatian khusus. Disebutkan, cerita anak tidak boleh memuat di antaranya seks atau pornografi, sadisme, paham berbahaya, juga kata atau kalimat kasar dan jorok. “Penting sekali memperhatikan pilihan kata dalam menulis cerita anak. Karena pada dasarnya anak-anak suka meniru, maka hindari penggunaan kata yang kasar atau jorok, agar mereka tidak turut meniru,” jelas penulis yang pernah terpilih mengikuti Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) Bali, sebuah festival berskala internasional.

Sandi juga mengajak peserta secara aktif berdiskusi. Yakni dengan saling memberi komentar, koreksi, tak terkecuali juga pujian pada karya-karya peserta saat dibacakan.

Syahrul, salah satu peserta berkomentar, dari bimtek ini diketahui bahwa menulis cerita anak ternyata tidaklah sesederhana yang dikira. “Tidak semata bagaimana mencari ide dan menuliskannya, tapi juga ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar ceritanya tepat untuk dibaca oleh si anak,” ujar peserta asal Martapura, Kabupaten Banjar ini. “Belum lagi harus berbahasa Banjar,” tambahnya.

Sebelumnya, pada saat pembukaan, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Lutfi Baihaqi menjelaskan, bimtek ini dimaksudkan untuk mencari cerita atau penulis khusus anak. “Sebab kita masih kekurangan cerita-cerita anak, khususnya dalam bahasa daerah yakni Banjar,” ucapnya, yang didampingi Kasubbag Umum Balai Bahasa Mangara Siagian S.

Sebab itulah, dengan bimtek ini Lutfi berharap akan diperoleh output berupa cerita-cerita anak yang nantinya bisa ditayangkan secara online di bloom library.  “Namun kami juga mengupayakan agar bisa dibuat dalam bentuk cetak atau buku,” ujarnya.

Sementara pada hari kedua bimtek, narasumber yang dihadirkan adalah Nailiya Niikmah, penulis yang juga dosen Politeknik Negeri Banjarmasin. Nailiya membawakan materi Lokalitas Dalam Cerita Anak. Pada hari ketiga, narasumber Johnny Tjia, yang merupakan periset serta pegiat program bloom, dengan materi Penulisan Cerita Anak dan Publikasi  Karya dalam Program Bloom.@

 

 

Facebook Comments