9. Pengambilan gambar dalam video pembacaan puisi bisa dibuat sekreatif mungkin(indoor/outdoor) baik dengan latar belakang asli atau greenscreen, sepanjang tidak mengganggu penampilan, ekspresi dan vokal. Peserta juga boleh memberikan musiklatar dengan catatan tidak bertentangan dengan hak cipta pemilik musik dan tidakmengganggu kejelasan teks yang diucapkan vokal peserta.

10. Pengumuman kejuaraan dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada 26 Juli 2022 di panggung utama perayaan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-390. Juga akan ditayangkan melalui instagram @perpus.tasikmalayakab.

11. Seluruh peserta akan mendapatkan piagam penghargaan. Dan untuk 3 penampil
terpilih akan diberikan piagam penghargaan dan hadiah menarik lainnya serta uangdengan total Rp.1.500.000,-. Bagi peserta terpilih yang berdomisili di luar Tasikmalaya, jika tidak memungkinkan hadir langsung di saat penyerahan hadiah, maka hadiahnya akan dikirim via jasa logistik dan ke rekening masing-masing.

Penilaian

Aspek yang dinilai dalam lomba baca puisi ini meliputi kejelasan Vokal, penghayatan/ ekspresi, penampilan dan kreativitas.

Materi Puisi:
Puisi Irvan Mulyadie

GEGER HANJUANG

Tengadah ke arah kawah
Sambil mengucap salam marwah
Seorang perempuan bercadar kabut
Melepaskan anak panah dari mulut
Ke jantung langit
Mantra putih menciptakan bukit-bukit
Doa-doa menjadi lembah
Membuat subur hamparan sawah

Di lutut gunung Galunggung
Tempat sakral Kabuyutan yang terlindung
Orang-orang belajar hidup dan sembahyang
Menuntut ilmu kepada sang Batari Hyang
O, Janapati yang diberkati
Dengan sumber budi pekerti
Telah genap ragam kisah disampaikan
Sudah cacap benang merah dilayangkan
Di masa lampau
Masa depan digambarkan bening berkilau

Pada padi-padi yang menguning dan berisi
Maka dirundukanlah bahasa bumi
Amal sempurna dalam wujud pengetahuan
Yang dicatat dijalani dengan iman
Airmata menjernihkan mataair
Lalu hanyut dalam kasih yang mengalir

Tengadah ke arah kawah
Sambil mengucap salam marwah
Perempuan bercadar kabut
Tak lagi mengenal rasa takut
Digalinya parit-parit dalam diri
Dengan tombak kebijakan para Resi
Dipahatlah batu-batu kedunguan
Dengan baja keberanian
Dan berkhidmat
Kepada resah semesta umat

Sebuah prasasti kemudian diguratkan dengan tenang
Di puncak bukit Geger Hanjuang

Tasikmalaya, 2022

Facebook Comments