Bagaimana lumba-lumba berterima kasih
Dengan menari secantik-cantiknya
Bagaimana bunga-bunga bersyukur?
Berkembang dan beraroma sekuat tenaga
Bagaimana manusia berterima kasih
Dengan bekerja sebaik-baiknya, setulus hati

Kalau aku permanen menjadi buta
Untuk siapakah kecantikanmu?
Aku tidak melihatnya –
dan belum puas memandangnya.
Seadil inikah kehidupan?

Yang tampak adalah wajahmu
Misalnya aku jadi buta
Yang tampak terakhir adalah wajahmu
Di seberang puisi, ketika kata tidak berfungsi
Ada negeri tanpa basa-basi, tanpa politik
Tanpa kampanye, pertikaian dan dusta
Tanpa koran, tanpa internet, tanpa berita.

Benarkah – kudengar suaramu yang terakhir
Tangan terakhir yang kugenggam
dan aroma terakhir yang kucium?
Kutunggu jawabanmu
Meskipun kutahu engkau telah membisu
dan seluruh dunia melarangmu bicara,
termasuk berbisik dan mengerdipkan mata
kepadaku.

© 2021

Facebook Comments