SESUDAH ZAMAN BICARA

Andai siang tak pernah tercipta
kita tak akan pernah tahu apa itu matahari
dan malam menjadi puisi yang tak akan pernah bercerita tentang mimpi

Putih tetap menjadi putih,
merekatkan makna,
ketika hitam kita satukan dalam gelap
dan ingatan kita tidak perlu menghitung waktu

Setiap kali kita menatap langit,
ada serpihan menggaris di atas sana
dan kita tetap menjadi manusia
yang tak akan mampu meraih garis itu

Burung camar meninggalkan jejak
meski langit malam menghapusnya
dan burung-burung itu tanpa lelah selalu memapas angkasa

Hari demi hari, catatan baru tertulis
kita kumpulkan pada rak-rak ingatan
menggerusnya hingga kita lupa kemana jejaknya berpaling
karena kita selalu ingin mengakhirinya

Tak jarang kita menghitung waktu
menandai catatan-catatan dengan segenggam tipologi
desak berdesakan
menyatukan peradaban hidup dan kematian
adalah jarak tersisa menjadi debu masa lalu

Tetapi hari ini, kita bingung,
cemas dan penuh takut
wabah menjadi ujian terberat yang memenggal nalar kita
kemana doa-doa harus kita sampaikan
mungkinkah Tuhan mulai berpaling?
nalar kita pun menjadi usang

Mari kita menjamah puisi-puisi
yang terpenjara dengan segenap kesuciannya
membaca zaman yang bukan milik kita
Entah, apakah memang sudah saatnya Tuhan mengirim zaman
yang memang hanya milik-Nya?

Malang – 2020


SERUMPUN BULGARI

Facebook Comments
1
2
Artikel sebelumnyaTIM PENDAMPING LITERASI DAERAH (TPLD) KALSEL TERBENTUK
Artikel berikutnyaDPRD SETUJUI RAPERDA RPJMD MENJADI PERDA
Lahir di Makassar, 24 Februari 1964. Menulis sejak tahun 1983. Karya-karyanya dimuat puluhan media cetak lokal, nasional, dan Malaysia. Antara lain: Media Indonesia, Republika, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Utusan Malaysia, Utusan Borneo, Harian Ekspres, Kompas.id, Rakyat Sultra, Riau Pos, Padang Ekspres, Fajar, Suara Merdeka, Bali Post, Bangka Pos, dll. Buku Antologi Puisi: “Jejak Kenangan” terbitan Rose Book (2015)),“Tinta Langit” terbitan Rose Book (2015) - “2 September” terbitan Rose Book (2015) - “Jurnal SM II” (2015) terbitan Sembilan Mutiara Publishing (2016) – “Keindahan Alam” terbitan FAM Publishing (2017) “Ibu” terbitan FAM Publishing (2017) – “Tanah Bandungan” terbitan FAM (2018) – “Perempuan-Perempuan Kencana (2020) terbitan LISSTRA – Antologi Puisi “Sajak Dwiwangga” (2020) – Buku Antologi Puisi “Sabda Bumi” (2021) – Buku Antologi Puisi “Luka Mimpi” (2021) – Buku Antologi Puisi “Lelaki Pemburu Hujan (2021) – Buku Antologi “Sepeda dan Buku” (Apajake.id 2021) – Buku Antologi Esai “Menakar Kebergizian Buku” (Apajake.id 2021).