karena jika kesedihan mereka dibiarkan berserak di jalanan dan menyumbat lajunya air di selokan maka jika musim penghujan tiba; entah seberapa besar kesedihan menenggelamkan kita.

suatu malam, kau mengetuk pintu rumahku dan aku sedang sibuk merajut helai kesedihanmu yang ringkih sebagai selimut, baju hangat, atau syal untuk menghangatkanku bila suatu saat kesedihan deras menghujaniku.

(2021)


SECANGKIR MUSIM

tak terasa, kita telah menghabiskan secangkir musim. langit mulai senja. aku melihat diriku kesepian, terbenam dalam malam.

awan berarak dari langit menuju tepian matamu. Membawa hujan, dan kenangan kita.

hujan yang jatuh ke bumi; sebagian adalah rindu yang menguap dari tubuhku, kekasih.

(2021)

Facebook Comments