<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alkisah &#8211; asyikasyik.com</title>
	<atom:link href="https://asyikasyik.com/tag/alkisah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<description>Renyah dan Berfaedah...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Mar 2019 07:38:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://asyikasyik.com/wp-content/uploads/2019/12/cropped-asyikasyiklogo-1-1-32x32.png</url>
	<title>alkisah &#8211; asyikasyik.com</title>
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>NASRUDDIN DAN DUA KELEDAI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/nasruddin-dan-dua-keledai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2019 07:38:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4508</guid>

					<description><![CDATA[SUDAH jadi rahasia umum, orang-orang pengadilan di negeri Nasruddin suka bermain mata dengan orang-orang kaya. Keadilan hanya diberlakukan secara keras kepada yang lemah, sedangkan kepada yang berkuasa dan kaya jatuhnya putusan hukum bisa diatur. Nasruddin, yang juga dikenal masyarakat sebagai penyair, kadang menulis syair untuk mengkritik mereka yang suka bermain-main bara tersebut. Dan syair-syairnya yang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASRUDDIN, RAJA, DAN KESAKSIAN SEEKOR KELEDAI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/nasruddin-raja-dan-kesaksian-seekor-keledai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2019 06:43:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[hajriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[keledai]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4468</guid>

					<description><![CDATA[NASRUDDIN tak selalunya patuh kepada penguasa, apalagi yang dianggap zalim oleh rakyat jelata. Ia juga membenci mereka para penjilat di sekitaran penguasa yang zalim itu, yang menurutnya adalah orang-orang munafik serakah pemuja dunia. Suatu ketika Nasruddin dianggap berkomplot dengan lawan-lawan politik penguasa di negerinya. Orang-orang kritis ini memang selalu menyerang penguasa dan kroni-kroninya, terutama menyangkut [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KETIKA NASRUDDIN MENGAKU SEORANG WALI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/ketika-nasruddin-mengaku-seorang-wali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 05:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[hajriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4429</guid>

					<description><![CDATA[BAGI sebagian orang Islam, wali merupakan sosok yang sangat dihormati dan dimuliakan setingkat di bawah nabi. Maksudnya wali Allah, karena ada juga wali setan, yang keajaiban perilakunya sulit dibedakan oleh pandangan awam. Dan disebutkan, tidak ada yang mengetahui seorang wali (Allah) kecuali yang mengetahui itu juga seorang wali. Di suatu siang yang panas, tanpa tedeng [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KETIKA NASRUDDIN MENGHADAPI HUKUMAN MATI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/ketika-nasruddin-menghadapi-hukuman-mati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 07:39:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[hajriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman mati]]></category>
		<category><![CDATA[keledai]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4398</guid>

					<description><![CDATA[NASRUDDIN tidak hanya hidup di tengah masyarakat kecilnya di kampung, tapi juga kadang terlibat dalam pergaulan politik para pembesar negeri. Karena itulah ia punya musuh-musuh dalam selimut, orang-orang yang tak suka dan dengki. Satu dua tuduhan kadang terarah kepadanya. Dan di antara tuduhan-tuduhan itu, ada yang sering tak masuk akal bagi seorang yang memiliki reputasi [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASRUDDIN DAN KUCING SEHARGA KELEDAI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/nasruddin-dan-kucing-seharga-keledai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2019 06:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin hoja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4385</guid>

					<description><![CDATA[DI SORE hari yang masih panas, Nasruddin tampak kebingungan di pasar hewan. Ia bolak-balik dengan wajah yang tak keruan. Seorang temannya menanyainya, “Ada apa, Mulla? Apa yang membuatmu gundah begini? “Aku kehilangan keledaiku,” kata Nasruddin sedih. “Daripada begini, lebih baik Anda umumkan, mumpung orang-orang berkumpul.” Nasruddin senang mendapatkan saran temannya ini. Karena suasana hati yang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASRUDDIN DAN MAKIAN UNTUK ORANG YANG MERAMPOKNYA</title>
		<link>https://asyikasyik.com/nasruddin-dan-makian-untuk-orang-yang-merampoknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2019 22:09:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[hajriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4365</guid>

					<description><![CDATA[Pada suatu hari Nasruddin menaiki keledainya dengan membawa sebilah parang dan sebuah senapan. Ia bilang ke istrinya ingin berburu di hutan. Seperti layaknya seorang pemburu berpengalaman, ia menendang pantat keledainya, yang membuat hewan itu terkejut dan melompat. Nasruddin jatuh secara memalukan. Tapi Nasruddin tak ingin ditertawakan, maka dengan gagah ia berjalan menyusul keledainya. Di tengah [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NIAT NASRUDDIN KETIKA MENAIKI KELEDAI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/niat-nasruddin-ketika-menaiki-keledai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 06:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[hajriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4354</guid>

					<description><![CDATA[AWAL-AWAL Nasruddin membeli keledainya, ia dengan percaya dirinya ingin menaikinya. Ia sudah sering melihat orang-orang menaiki keledai, dan ia ingin tampil gagah dalam penampilan pertamanya. Maka di hadapan orang-orang yang masih berseliweran di tengah pasar, ia sengaja mengucapkan basmalah dengan suara yang agak dikeraskan. Dinaikkannya kaki kanan ke atas punggung keledai, sementara matanya menatap ke [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DOA NASRUDDIN UNTUK ORANG PELIT</title>
		<link>https://asyikasyik.com/doa-nasruddin-untuk-orang-pelit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2019 14:02:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4329</guid>

					<description><![CDATA[ADA kalanya Nasruddin mengunjungi teman-temannya yang miskin untuk menghibur mereka dengan sekadar bercanda dan menyisipkan nasihat-nasihat untuk bersabar menjalani hidup. Kadang ia menjadikan dirinya sendiri sebagai tamsil, meski untuk itu ia sering dicemooh, karena dianggap memiliki teman-teman yang kaya yang bila-bila waktu selalu membantu kesusahannya. Ada saatnya pula Nasruddin mengunjungi teman-temannya yang kaya, sekadar bercanda [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KETIKA NASRUDDIN DIMINTA SANG IMAM MENGULANG SALAT</title>
		<link>https://asyikasyik.com/ketika-nasruddin-diminta-sang-imam-mengulang-salat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2018 05:53:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<category><![CDATA[salat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=4238</guid>

					<description><![CDATA[SEBAGAI seorang muslim yang taat tentu saja Nasruddin tak pernah meninggalkan salat. Sudah jelas, itu perkara wajib. Dan ia selalu berjamaah di masjid. Tak mau ketinggalan biarpun sibuk. Bahkan bila-bila ia harus berlari untuk mengejar takbir pertama ketika iqamah sudah diserukan modin. Hal ini beralasan bagi Nasruddin. Bertahun-tahun yang lalu ketika masih muda dan memiliki [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SURAT NASRUDDIN TENTANG KELEDAI YANG MATI</title>
		<link>https://asyikasyik.com/surat-nasruddin-tentang-keledai-yang-mati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hajrian Syah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2018 00:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ALKISAH]]></category>
		<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[nasruddin]]></category>
		<category><![CDATA[sufi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=2972</guid>

					<description><![CDATA[NASRUDDIN memiliki seorang sepupu yang suka bermain musik. Karena rumah mereka dekat, ia suka mengunjungi sepupunya itu untuk mendengarkannya memetik gitar. Satu kali Nasruddin bertanya, &#8220;Bagaimana caranya aku bisa memainkan alat musik dengan bagus sepertimu?&#8221; Sepupunya menjawab, bahwa Nasruddin harus ikut kursus dan latihan, dan ia menyarankan sebuah tempat belajar. &#8220;Berapa biayanya?&#8221; tanya Nasruddin. &#8220;500 [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
