<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CATATAN &#8211; asyikasyik.com</title>
	<atom:link href="https://asyikasyik.com/topik/catatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<description>Renyah dan Berfaedah...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 02:40:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://asyikasyik.com/wp-content/uploads/2019/12/cropped-asyikasyiklogo-1-1-32x32.png</url>
	<title>CATATAN &#8211; asyikasyik.com</title>
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KUDA CAHAYA; YANG BARU, MENETAP, DAN BERUBAH</title>
		<link>https://asyikasyik.com/kuda-cahaya-yang-baru-menetap-dan-berubah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sandi Firly]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 03:29:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18232</guid>

					<description><![CDATA[“KUDA CAHAYA”, pameran tunggal (ke-6) Hajriansyah kali ini terasa memberikan sesuatu yang berbeda bagi tangkapan indrawi penulis dibanding pameran-pameran sebelumnya yang sempat disaksikan. Terutama pada karya-karya baru, dan karya yang mengalami sentuhan ulang. Kendati ada yang masih “menetap” sebagai ciri khas atau identitas karya Hajri. Pun, terasa ada perubahan, atau pergeseran pada yang “tetap” itu. [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KUDA CAHAYA: DERAP EKSTASE DAN CAHAYA YANG HENING</title>
		<link>https://asyikasyik.com/kuda-cahaya-derap-ekstase-dan-cahaya-yang-hening/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ayu Dita]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 02:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18202</guid>

					<description><![CDATA[(Catatan pameran seni rupa &#8220;Kuda Cahaya&#8221; Hajriansyah) &#160; DALAM lanskap seni rupa kontemporer yang ditandai oleh percepatan produksi citra dan kepadatan makna, Kuda Cahaya menghadirkan sebuah ruang jeda sebagai gestur kesadaran. Ia mengusulkan kemungkinan lain dalam mengalami karya: bukan untuk segera dipahami, melainkan untuk perlahan dirasakan, bukan juga untuk dituntaskan, melainkan untuk dihayati sebagai proses [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ULM DAN SEMBOYAN “WAJA SAMPAI KA PUTING”</title>
		<link>https://asyikasyik.com/ulm-dan-semboyan-waja-sampai-ka-puting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Setia Budhi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 01:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18184</guid>

					<description><![CDATA[SEMBOYAN “Waja Sampai ka Puting” yang diwariskan oleh pahlawan nasional Pangeran Antasari bukan sekadar rangkaian kata puitis, melainkan sebuah manifestasi ketangguhan mental yang harus mendarah daging dalam tubuh Universitas Lambung Mangkurat. Secara harfiah, baja yang ditempa harus diselesaikan hingga menjadi senjata yang utuh, yang bermakna bahwa setiap perjuangan harus dilakukan dengan totalitas tanpa mengenal kata [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SASTRA DAN AGAMA: MEMOTRET MANUSIA BERAGAMA DALAM BENTUK, ISI, DAN PENCARIAN</title>
		<link>https://asyikasyik.com/sastra-dan-agama-memotret-manusia-beragama-dalam-bentuk-isi-dan-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mujiburrahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 19:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18176</guid>

					<description><![CDATA[“Religion is not a departmental affair: it is neither mere thought, nor mere feeling, nor mere action; it is an expression of the whole man,” tulis Muhammad Iqbal (2013:2), filosof-penyair Muslim asal anak benua India. Inilah salah satu ungkapan Iqbal yang sering saya kutip, lebih-lebih jika berbicara tentang hubungan antara agama dan sastra. Agama itu, [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SALAM RAMADAN 2 TABALONG; MELIHAT CAHAYA DI HULU BANUA</title>
		<link>https://asyikasyik.com/salam-ramadan-2-tabalong-melihat-cahaya-di-hulu-banua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sandi Firly]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 20:58:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18170</guid>

					<description><![CDATA[TIBA di Tanjung, Sabtu (28/2/2026) sore—setelah menempuh perjalanan dari Banjarbaru dalam cuaca yang panas di dalam mobil travel yang kotor dan pendingin yang rusak, saya yang hanya satu-satunya penumpang menarik napas lega karena segera terlepas dari siksaan panjang selama empat jam lebih perjalanan di bulan Ramadan. Melewati pintu gerbang Salam Ramadan 2 Tabalong, saya turun [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>EFFENDY; IKHTIAR MEMBANGUN INTELEKTUAL ORGANIK</title>
		<link>https://asyikasyik.com/effendy-ikhtiar-membangun-intelektual-organik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 06:59:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18162</guid>

					<description><![CDATA[SUDAH lebih 100 hari Dr. Muhammad Effendy, berpulang. Namun mengikuti suasana dialog Forum Ambin Demokrasi, rasanya beliau masih ada di tengah kami. Sebab, biasanya beliau lah yang menggagas, mencetus ide dan gagasan, terutama terkait isu-isu demokrasi, hukum dan pemerintahan. Bahkan Forum Ambin Demokrasi ini, beliau yang menggagas, karena merasa admosfir “kampus”, kurang begitu terbuka dalam [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEMERINTAH MENUNGGAK PAJAK; “UPUNG MAMADAHI MAYANG”</title>
		<link>https://asyikasyik.com/pemerintah-menunggak-pajak-upung-mamadahi-mayang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 07:55:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18143</guid>

					<description><![CDATA[NASIHAT upung kepada mayang, “pisit-pisit bapingkut, kalupina gugur”. Eh ternyata justru upung yang duluan gugur. Upung adalah seludung atau kulit selaput dari mayang pinang dan kelapa. Letak upung di luar, sedang mayang di dalam dan dilindungi oleh upung. Tentu saja upung yang berpotensi duluan jatuh, sedang mayang posisinya sangat kuat. Upung mamadahi mayang, adalah satu [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“AJAIB”, LK3 MAMPU BERTAHAN DAN EKSIS SEPANJANG 32 TAHUN</title>
		<link>https://asyikasyik.com/ajaib-lk3-mampu-bertahan-dan-eksis-sepanjang-32-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 07:44:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[KALIMANTAN SELATAN]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18125</guid>

					<description><![CDATA[MALAM tadi kami semua yang hadir di Gedung Batas Kota Banjarmasin, merayakan 32 tahun LK3 (Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan). Bahkan, beberapa orang membersamainya sepanjang 32 tahun tersebut. Suatu lembaga kecil, awalnya bahkan hanya forum diskusi, dibentuk di ruang rapat dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari pada 18 Januari 1994. Setelahnya berkembang menjadi satu lembaga yang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SEMUA ORANG BOLEH MENULIS PUISI, TAPI PENYAIR TIDAK</title>
		<link>https://asyikasyik.com/semua-orang-boleh-menulis-puisi-tapi-penyair-tidak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dewi Alfianti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 00:47:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18006</guid>

					<description><![CDATA[:Ulasan Kumpulan Puisi Puisi Penyair Muda Kalimantan Selatan “Pesiar Tanpa Berlayar” &#160; SAYA ingin menyampaikan hal yang sederhana. Siapa saja boleh menulis puisi. Sesiapa yang beranggapan bahwa menulis puisi adalah cara untuk mengungkapkan perasaan secara puitis, boleh menulis puisi terlepas dari apakah puisinya memang puitis atau tidak. Sesiapa juga boleh setuju dan berpegang pada teori [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DURIAN BI’IH VS PERTAMBANGAN</title>
		<link>https://asyikasyik.com/durian-biih-vs-pertambangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 18:12:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=17998</guid>

					<description><![CDATA[DESA Bi’ih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, dikenal penghasil durian. Nama Bi’ih sangat unik, sejumlah sumber di desa menceritakan, nama tersebut lahir secara tidak sengaja. Konon, dahulu ada orang yang membawa gadur, lalu karena jalannya licin, gadur tersebut jatuh, spontan mengatakan “biih”, ekspresi kekagetan yang tak disengaja. Sekarang, penduduk Desa Bi’ih juga kaget. Desanya yang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
