<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CATATAN &#8211; asyikasyik.com</title>
	<atom:link href="https://asyikasyik.com/topik/catatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<description>Renyah dan Berfaedah...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 11:17:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://asyikasyik.com/wp-content/uploads/2019/12/cropped-asyikasyiklogo-1-1-32x32.png</url>
	<title>CATATAN &#8211; asyikasyik.com</title>
	<link>https://asyikasyik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>RUDY ARIFFIN DAN KEBAIKAN-KEBAIKAN YANG TERKENANG</title>
		<link>https://asyikasyik.com/rudy-ariffin-dan-kebaikan-kebaikan-yang-terkenang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sandi Firly]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 09:58:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[OBITUARI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18391</guid>

					<description><![CDATA[KALIMANTAN Selatan kehilangan salah satu tokoh besarnya. H Rudy Arifin, gubernur Kalsel dua periode (2005 hingga 2015) berpulang pada usia 73 tahun, sekitar pukul 11.00 Wita, Minggu (6/9/2026) di Rumah Sakit Amanah Banjarmasin. H Rudy Ariffin MBA Bin H. Bachrun Ariffin lahir di Banjarmasin, 17 Agustus 1953. Menikah dengan Hayatun Fardah (alm) dan dianugerahi tiga [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RISIKO SISTEMIK LISTRIK BERBAHAN BATU BARA</title>
		<link>https://asyikasyik.com/risiko-sistemik-listrik-berbahan-batu-bara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 11:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18388</guid>

					<description><![CDATA[HARI ini, Senin (31/0/2026) kami dan sejumlah undangan lainnya, duduk hikmat di gedung Teather Hall FISIP ULM, mendengarkan paparan, hasil kajian risiko sistemik pada PLTU dan batu bara di Kalimantan Selatan. Suatu kajian yang sangat menarik, dilakukan oleh Walhi Kalimantan Selatan, dalam rangka percepatan transisi energi berkelanjutan dan berkeadilan. Walau dalam paparan yang disampaikan Raden [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BUAH &#8220;KAPIPINTARAN&#8221;; ROBOHNYA MONUMEN KAYUH BAIMBAH</title>
		<link>https://asyikasyik.com/buah-kapipintaran-robohnya-monumen-kayuh-baimbah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 03:02:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18327</guid>

					<description><![CDATA[DANGSANAK, tahukah apa sebab pembangunan kita kurang maju, bahkan jalan di tempat? Sebabnya karena konsep pembangunan kita: 1 + 1 = 1, apa maknanya? Setiap kali dilakukan penambahan pembangunan, justru dimulai dengan menghacurkan bangunan sebelumnya. Sehingga bangunan baru, berdiri di atas puing-puing masa lalu yang tidak pernah dihargai. Hasilnya tetap hanya ada satu bangunan, tidak [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KORUPTOR BERSATU, INDONESIA &#8220;MAUK&#8221;</title>
		<link>https://asyikasyik.com/koruptor-bersatu-indonesia-mauk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noorhalis Majid]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 01:52:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18297</guid>

					<description><![CDATA[DANGSANAK, “mauk” dalam bahasa Indonesia berarti pusing, perasaan mabuk saat naik kendaraan. Dalam bahasa Melayu, “mauk” berarti pening, mual atau hilangan ingatan. Dalam bahasa Banjar, “mauk” berarti kacau, tidak terkendali, di luar kontrol, keluar dari aturan dan kebiasaan. Sering kali, “mauk” dalam kebudayaan Banjar juga dimaknai dengan kurang waras, paribahasa menyebutnya “pagat lambaran”, bermakna, tidak [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“MENUBUH WAKTU”; DUA PELUKIS BANJARMASIN BERPAMERAN DI PALANGKA RAYA</title>
		<link>https://asyikasyik.com/menubuh-waktu-dua-pelukis-banjarmasin-berpameran-di-palangka-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sandi Firly]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:26:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[PILIHAN EDITOR]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18280</guid>

					<description><![CDATA[PELUKIS Misbach Tamrin dan Badri Hurmansyah menggelar pameran di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, bertempat di Badri Gallery, Jalan Kinibalu, Kota Palangka Raya. Pameran yang berlangsung 27 Juni hingga 08 Agustus 2026 itu mengangkat tema “Menubuh Waktu”. Misbach dan Badri adalah dua generasi seniman seni rupa yang berjarak waktu cukup jauh. Misbach, lahir di kampung Kabun, [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MENGENANG YESENIN DAN MAYAKOVSKY</title>
		<link>https://asyikasyik.com/mengenang-yesenin-dan-mayakovsky/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fahmi Faqih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 03:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18272</guid>

					<description><![CDATA[DALAM kesusastraan Rusia, nama Sergei Yesenin dan Vladimir Mayakovsky adalah dua nama yang sama-sama sohor. Jika Mayakovsky sohor sebagai seorang modernis yang dikagumi tokoh-tokoh besar seperti Pasternak, Akhmatova, Tsvetaeva dan menjadi penyair kebanggaan kaum Bolshevik, maka Yesenin justru sebaliknya; dijauhi para politikus, dibenci elit sastra, dan dicap sebagai ‘tukang onar.’ Meski begitu, puisi-puisi Yesenin yang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KUDA CAHAYA; YANG BARU, MENETAP, DAN BERUBAH</title>
		<link>https://asyikasyik.com/kuda-cahaya-yang-baru-menetap-dan-berubah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sandi Firly]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 03:29:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18232</guid>

					<description><![CDATA[“KUDA CAHAYA”, pameran tunggal (ke-6) Hajriansyah kali ini terasa memberikan sesuatu yang berbeda bagi tangkapan indrawi penulis dibanding pameran-pameran sebelumnya yang sempat disaksikan. Terutama pada karya-karya baru, dan karya yang mengalami sentuhan ulang. Kendati ada yang masih “menetap” sebagai ciri khas atau identitas karya Hajri. Pun, terasa ada perubahan, atau pergeseran pada yang “tetap” itu. [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KUDA CAHAYA: DERAP EKSTASE DAN CAHAYA YANG HENING</title>
		<link>https://asyikasyik.com/kuda-cahaya-derap-ekstase-dan-cahaya-yang-hening/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ayu Dita]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 02:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18202</guid>

					<description><![CDATA[(Catatan pameran seni rupa &#8220;Kuda Cahaya&#8221; Hajriansyah) &#160; DALAM lanskap seni rupa kontemporer yang ditandai oleh percepatan produksi citra dan kepadatan makna, Kuda Cahaya menghadirkan sebuah ruang jeda sebagai gestur kesadaran. Ia mengusulkan kemungkinan lain dalam mengalami karya: bukan untuk segera dipahami, melainkan untuk perlahan dirasakan, bukan juga untuk dituntaskan, melainkan untuk dihayati sebagai proses [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ULM DAN SEMBOYAN “WAJA SAMPAI KA PUTING”</title>
		<link>https://asyikasyik.com/ulm-dan-semboyan-waja-sampai-ka-puting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Setia Budhi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 01:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18184</guid>

					<description><![CDATA[SEMBOYAN “Waja Sampai ka Puting” yang diwariskan oleh pahlawan nasional Pangeran Antasari bukan sekadar rangkaian kata puitis, melainkan sebuah manifestasi ketangguhan mental yang harus mendarah daging dalam tubuh Universitas Lambung Mangkurat. Secara harfiah, baja yang ditempa harus diselesaikan hingga menjadi senjata yang utuh, yang bermakna bahwa setiap perjuangan harus dilakukan dengan totalitas tanpa mengenal kata [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SASTRA DAN AGAMA: MEMOTRET MANUSIA BERAGAMA DALAM BENTUK, ISI, DAN PENCARIAN</title>
		<link>https://asyikasyik.com/sastra-dan-agama-memotret-manusia-beragama-dalam-bentuk-isi-dan-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mujiburrahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 19:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CATATAN]]></category>
		<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://asyikasyik.com/?p=18176</guid>

					<description><![CDATA[“Religion is not a departmental affair: it is neither mere thought, nor mere feeling, nor mere action; it is an expression of the whole man,” tulis Muhammad Iqbal (2013:2), filosof-penyair Muslim asal anak benua India. Inilah salah satu ungkapan Iqbal yang sering saya kutip, lebih-lebih jika berbicara tentang hubungan antara agama dan sastra. Agama itu, [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
