Senin, 18 Oktober 2021





CERPEN

RIWAYAT BALAS DENDAM

LEBIH dari sepuluh menit, Sarbani duduk di atas sajadah. Kepalanya tertunduk, khusyuk berdoa. Pikiran dan hatinya gaduh. Ia pandangi jemarinya yang kusut. Darah seolah...

AKU MENUNGGUMU LAMA SEKALI

AKU telah menunggumu lama sekali. Bahkan cangkir ini hampir kering, persis seperti tenggorokanku yang mulai panas karena asap rokok yang terus-terusan kuteguk. Aku duduk...

KEMATIAN MAT SALAWI

“AKU punya cerita lucu,” kata Tuh Dardi setelah sekian jam berjalan dengan kebisuan. Ia memperlambat langkah dan mengulang kalimatnya. “Demi Tuhan!” Ayas membentak, lalu melanjutkan...

JATUH DAN BEBAS

Suatu kali, seorang laki-laki bertemu seorang perempuan. Mereka kemudian berbicara tentang cuaca, film-film dan buku-buku terbaru, pemilihan presiden, dan segala macam. Lantas mereka sama-sama...

KIDUNG SAKRAL ALUDRA

Sihirku berupa nyanyian. Bukan sekadar jalinan huruf tanpa makna. Pun bukan pula rentetan puisi patidusta. Suara-suara memekik keras. Seruan sakral terngiang. Sampai langit terbelah....

MUSIK AKHIR ZAMAN

Aku sering membaca atau mendengar berbagai kisah perihal awal mula kehidupan. Dalam kisah-kisah yang menakjubkan itu ada sosok-sosok penting yang mengalami peristiwa-peristiwa besar, dan...

AKU MENJEMPUTMU DI KURUSETRA

KURUSETRA tak ubahnya seperti tubuh seorang gembel tua—kotor dan kadang menakutkan. Ia menebar aroma busuk sepanjang hari. Aroma yang berasal dari tumpukan mayat-mayat manusia...

DIA SEORANG BOSUN

ALI MUNAWAR terbangun karena air liur yang merembes ke sudut bibirnya. Bibirnya bergerak-gerak dan menimbulkan suara seperti seorang anak yang sedang menyesap es mambo....

INI ADALAH CERPEN

Tuan penulis duduk memandang ke jendela yang kacanya tembus taman samping rumahnya yang tak lagi terawat setelah istrinya mati—tak lama setelah dia kembali dari...

SURAU USANG BANDARBAKAU

SUDAH beberapa kali Tok Wis mencoba menahan massa untuk tidak lekas percaya dengan segala bentuk tahayul semisal tuyul, kuntilanak yang mati beranak, dan omong...