ULM DAN SEMBOYAN “WAJA SAMPAI KA PUTING”

SEMBOYAN “Waja Sampai ka Puting” yang diwariskan oleh pahlawan nasional Pangeran Antasari bukan sekadar rangkaian kata puitis, melainkan sebuah manifestasi ketangguhan mental yang harus mendarah daging dalam tubuh Universitas Lambung Mangkurat. Secara harfiah, baja yang ditempa harus diselesaikan hingga menjadi senjata yang utuh, yang bermakna bahwa setiap perjuangan harus dilakukan dengan totalitas tanpa mengenal kata menyerah sebelum tujuan akhir tercapai. Bagi Senat ULM yang baru terpilih, filosofi ini menuntut sebuah komitmen moral yang berat, sebuah janji bahwa kebijakan yang mereka lahirkan bukanlah hasil kerja setengah hati, melainkan buah pemikiran yang tuntas, berani, dan berorientasi pada kemajuan jangka panjang bagi kampus perjuangan. Tantangan...

SISIMAT

NINI bakatupur hudah di padu, gagarutuk ha bunyi bagawian. Mun rahat mailan kaini, sarajin kutukui ka padu, kada mandangani kada, aku baparak banarai. Saban hari matan jam dua malam bamula hudah. Nini mambasuh baras, imbahnya mamarah nyiur, santannya gasan dibuat rahat bamasak. Lilikatan santannya dilainakan, hanyar dijarang hampai jadi bula-bula santan, gasan dikubuiakan ka nasi rahat handak mamundut sabaluman disumap. Imbahnya nini maharu sambal lumbuk dikambuh lawan gula habang baraut wan kacang gasan sambalnya. Hanyar marihiti daun gasan pupundutnya. Kaina pundut nang hudah masak diatar sapalih ka wawarung Acil Itah di subalah rumah, sapalih gasan kudagangakan di sakulahan. Aku...

SASTRA DAN AGAMA: MEMOTRET MANUSIA BERAGAMA DALAM BENTUK, ISI, DAN PENCARIAN

“Religion is not a departmental affair: it is neither mere thought, nor mere feeling, nor mere action; it is an expression of the whole man,” tulis Muhammad Iqbal (2013:2), filosof-penyair Muslim asal anak benua India. Inilah salah satu ungkapan Iqbal yang sering saya kutip, lebih-lebih jika berbicara tentang hubungan antara agama dan sastra. Agama itu, kata Iqbal, bukan hanya pikiran, perasaan atau tindakan, melainkan ungkapan keseluruhan diri manusia. Berbicara tentang agama sesungguhnya sama dengan berbicara tentang manusia seutuhnya. Yang rasional-masuk akal, ada dalam agama. Yang empiris-faktual, ada juga dalam agama. Yang emosional, haru, sedih, gembira dan bergairah, juga ada...

SALAM RAMADAN 2 TABALONG; MELIHAT CAHAYA DI HULU BANUA

TIBA di Tanjung, Sabtu (28/2/2026) sore—setelah menempuh perjalanan dari Banjarbaru dalam cuaca yang panas di dalam mobil travel yang kotor dan pendingin yang rusak, saya yang hanya satu-satunya penumpang menarik napas lega karena segera terlepas dari siksaan panjang selama empat jam lebih perjalanan di bulan Ramadan. Melewati pintu gerbang Salam Ramadan 2 Tabalong, saya turun dari mobil, dan melihat ada puluhan tenda kemah telah tersusun secara melingkar, dengan ruang lapang di tengah yang pada malam nantinya akan dinyalakan api unggun. Di seberang tenda-tenda kemah, berdiri sebuah panggung besar ukuran 6x8 meter, dengan dua televisi besar di kiri kanannya, serta kursi-kursi...

EFFENDY; IKHTIAR MEMBANGUN INTELEKTUAL ORGANIK

SUDAH lebih 100 hari Dr. Muhammad Effendy, berpulang. Namun mengikuti suasana dialog Forum Ambin Demokrasi, rasanya beliau masih ada di tengah kami. Sebab, biasanya beliau lah yang menggagas, mencetus ide dan gagasan, terutama terkait isu-isu demokrasi, hukum dan pemerintahan. Bahkan Forum Ambin Demokrasi ini, beliau yang menggagas, karena merasa admosfir “kampus”, kurang begitu terbuka dalam melakukan gerakan atau menggulirkan gagasan guna menyahuti berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat, kata Noorhalis Majid, selaku moderator pada dialog bertajuk “Mengenang Dr. Muhammad Effendy; Membangun Intelektual Organik dan Keberlanjutan Antar Generasi”, Minggu, 15 Februari 2026, di Rumah Alam Sungai Andai. Hadir menjadi narasumber, Setia...

ANGKAT ISU “KAWIN ANUM”, BASAKALIMANTAN WIKI GELAR DIALOG BERSAMA PEMUDA DAN PEMERITAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN

ISU “Kawin Anum” atau pernikahan dini menjadi salah satu persoalan yang hingga kini masih membelit Provinsi Kalimatan Selatan. Tercatat angka pernikahan anak 15-19 tahun (ASFR) di Kalsel rata-rata mencapai 23,8% dan tertinggi di Kabupaten Tapin mencapai 32,5% dan Barito Kuala 26,7%. Dan menjadikan Kalsel termasuk dalam 10 provinsi dengan perkawinan usia anak terbesar di Indonesia. BASAkalimatan Wiki, satu organisasi yang memperkuat peran pemuda dalam menyikapi isu publik bersama pemerintah melalui platform digital kreatif berbahasa daerah, mengangkat Isu “Kawin Anum” ini melalui lomba berpendapat Wikithon (Wiki Marathon) Partisipasi Publik #5 dengan menjaring pendapat para pemuda di seluruh Kalsel. Wikithon Partisipasi Publik #5...

REGGAE DI BANUA: MUSIK YANG SEMPAT ‘TUA’ DAN KINI KEMBALI BERDANSA

“FREE, free Palestine! Free, free Palestine!” teriak seorang penonton di tengah keramaian Minggu Raya, Banjarbaru pada Jumat (6/2/2026) malam. Suasana meriah diiringi beat musik menghentak santai tiap ketukan yang mengiringi dansa orang-orang berambut gimbal berpadu nuansa tiga warna: merah, kuning, dan hijau khas Jamaika mewarnai acara Tribute to Bob Marley 2026 yang diadakan oleh Diamond Reggae Community bersama Banjarmasin Reggae Community dan pegiat reggae lainnya. Tribute to Bob Marley 2026 menampilkan berbagai grup musik reggae di Banua seperti Sadulur Project, Gansroots, SoulsixID, Monkey Company, hingga ReggaeIn. Dilansir dari beberapa sumber, reggae adalah musik dari Jamaika yang tumbuh pada akhir 1960-an dengan...

PEMERINTAH MENUNGGAK PAJAK; “UPUNG MAMADAHI MAYANG”

NASIHAT upung kepada mayang, “pisit-pisit bapingkut, kalupina gugur”. Eh ternyata justru upung yang duluan gugur. Upung adalah seludung atau kulit selaput dari mayang pinang dan kelapa. Letak upung di luar, sedang mayang di dalam dan dilindungi oleh upung. Tentu saja upung yang berpotensi duluan jatuh, sedang mayang posisinya sangat kuat. Upung mamadahi mayang, adalah satu dari ribuan pribahasa Banjar yang sangat terkenal, bermakna “pandai menasIhati orang lain, ternyata dirinya sendiri yang melakukan”. Berulang kali pemerintah menasehat warga agar taat membayar pajak. Bahkan diyakinkan dengan sedemikian rupa, bahwa pajak berguna untuk pembangunan, dimanfaatkan secara jujur dan transparan untuk memperbaiki jalan, jembatan dan...

COSPLAY KAMPANYE DAN BILIK BAKISAH; DISEMINASI SEKALIGUS IMPLEMENTASI KESEHATAN MENTAL BASAKALIMANTAN WIKI

KEGIATAN diseminasi sekaligus implementasi isu Kesehatan Mental BASAkalimantan Wiki, Jumat (30//2026) di Kawasan Lapangan Murdjani dan MIngguraya Banjarbaru, diwarnai dengan beragam aksi. Mulai dari kampanye  menggunakan cosplay k-pop dengan membawa media kampanye yang di antaranya bertuliskan: “Tak Mengapa Merasa Lelah, Asal Jangan Menyerah”, “Kamu Tetap Berharga Walau Lagi Gak Produktif”, hingga disediakannya sebanyak 6 Bilik Bakisah untuk konseling. Sebelumnya, pada  November-Desember 2025, BASAkalimantan Wiki menggelar Wikithon Pastisipasi Publik (WPP #4) isu “Kesehatan Mental” dengan meminta pendapat dari kalangan pemuda untuk menangani masalah itu. Setelah diperoleh pemenang dengan pendapat terbaik, selanjutnya digelar dialog dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, guru, akademisi, hingga intansi...

BANJARBARU UTARA BERSHAWALAT SEKALIGUS PENGUKUHAN PENGURUS LPTQ

BANJARBARU Utara Bershalawat. Itulah nama kegiatan Pengukuhan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tingkat Kecamatan Banjarbaru Utara Tahun 2026, bertempat di Masjid Nurul Kahroba, Jalan Karang Sawo RT 20, Kelurahan Loktabat Utara, Sabtu (17/01/2026) malam. Kegiatan kolaborasi antara Pemko Banjarbaru dengan LPTQ dan Warga Banjarbaru Utara ini dihadiri tokoh agama, masyarakat, serta jajaran pemerintah. Wali Kota Banjarbaru diwakili oleh Asisten I Setda Kota Banjarbaru, H. Rizana Mirza, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Banjarbaru Utara Bershalawat. Acara ini dinilai mampu mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjadi sarana peningkatan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Lantunan shalawat dipimpin oleh Habib Muchsin Al Hamid, sementara tausiah disampaikan oleh Habib...