Minggu, 24 Oktober 2021





[tdc_zone type=”tdc_content”]

H-7 PENGUMUMAN ANTOLOGI FESTIVAL LITERASI DARPUSDA BUKA POJOK BACA

SORE yang teduh setelah diguyur hujan setengah jam, lokasi wisata kuliner Kampung Pelangi di Guntung Paikat pada sabtu, 23/10/2021 resmi dibuka. Acara yang diiringi musik panting ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin. Pembukaan wisata kuliner tersebut dimulai dengan pemukulan gong, diiringi penulisan kesan pesan, dan pelepasan bibit ikan nila ke sungai Kemuning. Keberadaan wisata kuliner yang dikhususkan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi warga setempat yang tinggal di bantaran sungai Kemuning. “Sayang, kalau orang datang ke Kampung Pelangi hanya untuk selfie lalu pergi. Olehnya dengan adanya wisata kuliner ini bisa membantu ekonomi masyarakat setempat di tengah pandemi,”...

SASTRACHESTRA; MELIHAT SAJIAN SINEMATIK, MENDENGAR ORKESTRASI SASTRA

(Peringatan Penulis: Membaca tulisan ini dapat menyebabkan nganu, kebingungan dan ketidaksantaian. Utamanya jika membaca tanpa didahului atau besamaan menonton video sajian yang dibahas dalam tulisan.) Sesungguhnya kata-kata memiliki nyawa sendiri dalam kedudukannya. Alunan melodi mengikat rasa yang terlahir dari rahim puisi. “SastraChestra” adalah sajian pertunjukkan seni sastra yang dibalut dengan musik orkestra. Di mana musik akan memvisualkan yang tidak mampu tervisualkan hanya dengan kata-kata. Begitulah deskripsi yang nampaknya mau menjelaskan apa itu “sastrachestra”, yang saya kutip dari Youtube Channel OBO Music Banjarbaru. Ada yang kontradiktif di situ, tapi yang lebih berarti adalah “sastrachestra” (selanjutnya saya tulis “sastrakestra”) nampak digagas untuk memaksimalkan...

BANJAR MURAL FESTIVAL; MENGAPRESIASI DINDING DUA KOTA

GELARAN aksi mural dua kota, Banjarmasin dan Banjarbaru, secara resmi ditutup Wali Kota Banjarmasin Sabtu (16/10) sore kemarin. Tapi bukan berarti kegiatan itu berhenti di hari itu. Hari minggu, sehari sesudahnya, sebagai kurator saya meninjau kelima titik lokasi yang ada di kota Banjarbaru, empat kafe dan satu dinding besar di Amanah Borneo Park (ABP) yang dilukis oleh lima orang seniman mural. Begitu pula di Banjarmasin, setahu saya hari Minggu kemarin di Jalan RE Martadinata kota Banjarmasin masih ada tiga dinding yang diselesaikan. Sebelumnya dua hari saya mengikuti proses melukis dinding di Banjarmasin. Banjar Mural Festival yang diselenggarakan oleh Semangat Muda...

RIWAYAT BALAS DENDAM

LEBIH dari sepuluh menit, Sarbani duduk di atas sajadah. Kepalanya tertunduk, khusyuk berdoa. Pikiran dan hatinya gaduh. Ia pandangi jemarinya yang kusut. Darah seolah lenyap dari urat-uratnya. Di antara kelokan urat di tangannya itu, muncul wajah Darmini, istrinya. “Kamu minta apalagi sama Tuhan?” Ratman terkekeh. Ia adalah kawan Sarbani di dalam sel. “Kita akan bebas, seharusnya kamu senang.” katanya lagi. Sarbani dan Ratman bebas besok pagi. Bukan karena jatah hukumannya berakhir, melainkan karena wabah korona yang menimpa seluruh negeri. Orang-orang seperti dirinya akan bebas untuk sementara. Dua tahun yang lalu, ia bersama beberapa orang ikut menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada korban banjir. Ia...

GRATIS, LAUNCHING FILM DIALOG KULINER

Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pemerhati (FKP) RRI Banjarmasin, menyelenggarakan launching film Dialog Kuliner, Sabtu, 16 Oktober 2021, pukul 20.00 wita, bertempat di Studi Sastro Harjo RRI Banjarmasin. Dengan menerapkan protokol kesehatan, siapa saja dipersilakan menghadiri pemutaran film tanpa dipungut bayaran alias gratis. Tentu saja akan ada pembatasan jumlah penonton, karenanya bagi yang ingin ikut menyaksikan diharapkan hadir sebelum jam pemutaran. Naskah film ditulis oleh Sandi Firly, disutradarai Ade Hidayat, ini didukung sekitar 30 pemain yang kesemuanya merupakan anak-anak muda berbakat dari banua Kalimantan Selatan. Berkisah tentang kuliner yang tidak saja menjadi solusi, dalam upaya meningkatkan...

DIORAMA KECEMASAN

Diorama Kecemasan Aku masihlah hanger di gagang gantungan menunggu bahu sepotong kemeja, ketika bahkan kau lebih suka menyetrika dan melipatnya; kapur barus di sudut almari begitu ikhlas mengauskan diri, seraya terus bertanya, kurang sublimkah semua ini?; masihlah pas foto masa kecil di meja kerja, kenangan yang demikian ingin kau ingat saat kau sibuk menjadi dewasa; Plaster dan obat merah dalam kotak p3k, diam-diam berdoa supaya lutut atau telunjukmu tak berdarah, walau luka justru akan membuat kau ingat, aku ada bagimu sebagai juru selamat; masihlah sebuah jendela yang setia meghitung waktu, mengamati kepulanganmu, sembari terus mengutuk diri, “mengapa hidup tak menjadikanku pintu?”...

SUBUH DEMIRTAS YANG MENGGIGILKAN TULANG

Dunia ambang kerap dianggap rawan, transisi antara kenyataan dan harapan. Semacam tapal batas, di mana seseorang bisa melongok sejenak ke belakang lalu menatap ke depan. Dan menimbang: kembali atau menyeberang. Tempat di mana rasa bimbang dan ragu-ragu tak berlaku. Subagio Sastrowardoyo menulis dalam puisi “Daerah Perbatasan”: Kita selalu berada di daerah perbatasan/antara menang dan mati/ Tak boleh lagi ada kebimbangan memilih keputusan:/ Adakah kita mau merdeka atau dijajah lagi. Tapi ambang-batas juga ada berupa waktu, dari mana seseorang tak bisa kembali. Orang Jawa punya candikala untuk menyatakan batas waktu antara petang dan senjahari. Pada saat itu, semua terasa lebih indah...

BANJAR MURAL FESTIVAL 2021 TANDAI KONDISI ZAMAN

“Seni Adalah Upaya”. Itulah tema yang diusung Banjar Mural Festival (BMF) yang akan digelar pada 12 – 17 Oktober 2021 di dua kota, Banjarbaru dan Banjarmasin. Menariknya, even yang dihelat Semangat Muda, sebuah komunitas anak-anak muda kreatif Banjarbaru, ini juga akan dibuka dan ditutup dua pemimpin kota. Pembukaan dilakukan Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin, dan penutupan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. “Festival ini adalah ruang temu berbagai pihak, pemerintah, swasta, dan pelaku kreatif atau seniman. Semangat Muda selaku penyelenggara mengharapkan festival ini menjadi ruang diskusi dan kolaborasi antar elemen,” ujar Novyandi Saputra, Direktur Festival BMF, dalam acara jumpa pers di...

WEBINAR LITERASI DIGELAR HARI INI

DALAM rangka Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, Dinas Arisp dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru bekerjasama dengan Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Bag. Humas dan Protokol, dan beberapa penulis/pegiat literasi Banjarbaru menggelar Festival Literasi Banjarbaru 2021. Festival ini adalah serangkaian giat yang dimulai sejak 15 September hingga akhir Oktober 2021. Adapun rangkaian tersebut adalah: Antologi Buku Festival Literasi Banjarbaru untuk warga Banjarbaru Webinar Literasi Workshop Literasi Keluarga Workshop Literasi Berbasis Inklusi Sosial Bincang Buku dan Roadshow Penulis Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan 10 Penulis Terpilih Antologi Festival Literasi Banjarbaru 2021. Pada sesi penjaringan karya Antologi Buku Festival Literasi Banjarbaru mengkhususkan warga Banjarbaru...

UTUH PALILAK HANDAK BABINI

BAHARI banar di kampung Mabuun, ada lalakian nang bangaran Utuh Palilak. Urangnya tinggi kada, randah kada, pintar kada jua, ujar urang tu kada tapi pintar. Utuh Palilak ngini urangnya baik banar lawan urang, katuju manulungi urang, napa haja disuruh urang inya gawi, siapakah nang manyuruh, inya kada batampik, barapakah jua dibari upah inya tarima haja jua. Ka mana haja inya bajalan kada suah tapisah lawan sapida unta alias until. Sapidanya tu liwar buruk banar sudah, bannya haja bangkak sabalah, pilangnya batagar, pabila ditinjak pacul rantai, pasang pulang, tagal ka mana inya bajalan kada suah katinggalan kumpa, napa bilang kimpis...