Sabtu, 17 April 2021





BUKU

TAMASYA KE LORONG MASA LALU RAUDAL TANJUNG BANUA

Resensi Buku Judul : Cerita-Cerita Kecil yang Sedih dan Menakjubkan Penulis : Raudal Tanjung Banua Penerbit : AKAR Indonesia, Yogyakarta Tahun : 2020 Tebal : xii + 192 hlm;...

CURAHAN GURU ISNAINI

Anggap saja saya sedang mendamik diri karena enggan menjadi guru karena alasan-alasan privat  setelah menyimak dua puluh tiga judul tulisan dari  Catatan Guru yang...

MENCATAT PERISTIWA RAPAT BESAR “BUNG BESAR” DI AMUNTAI

Saya awalnya tak ingin ikut-ikutan menambah pujian pada buku yang ihwal akan-terbitnya saja sudah memenuhi beranda media sosial fesbuk saya beberapa hari ini. Tapi...

PULANG DARI RUSIA, IWAN JACONIAH LUNCURKAN “HOI!”

Iwan Jaconiah, penyair Indonesia yang masih menempuh S-3 di Rusia, meluncurkan buku kumpulan puisi berjudul “HOI!” di Restoran HokBen, Kartika Chandra Hotel, Jakarta Selatan,...

BUNYI BANJAR, PLEIDOI BAGI ORISINALITAS

Kita mungkin akan bertanya-tanya, seperti apa bunyi Banjar yang dimaksud dalam buku ini? Karena bunyi mengacu pada keseluruhan gelombang akustik yang masuk dalam jangkauan...

NARASI POLITIK YANG BERPIHAK

SAYAselalu mengenal Randu Alamsyah (selanjutnya saya sebut Randu) sebagai penulis fiksi, bukan yang lain, sampai beberapa tahun silam seorang kawan Facebook membagikan status Facebook-nya....

“SESUDAH ZAMAN TUHAN”; KUMPULAN PUISI 47 PENYAIR DI MASA PANDEMI

Sesudah Zaman Tuhan. Sebuah antologi puisi berbentuk buku elektronik dari 47 penyair berasal dari 34 provinsi di Indonesia. (Ebook bisa diakses gratis dengan mengunduh...

BUKU YANG TEPAT DI SAAT WABAH

SAMBIL melihat koleksi buku yang tak seberapa banyak, saya berpikir, Ramadan ini buku apa yang tepat untuk diulas? Saya sempat ingin mengulas sejumlah buku...

KISAH NEGARA-NEGARA YANG GAGAL (DAN YANG TIDAK)

SAYA mulai membaca buku Why Nations Fail, The Origins of Power, Prosperity, and Poverty (atau judul terjemahnya dalam bahasa Indonesia: Mengapa Negara Gagal, Awal...

SANG PANGERAN DAN JANISSARY TERAKHIR; SEBUAH REKONSTRUKSI

Di antara seluruh anggota Dinasti Hamengkubuwono, putra Raden Ayu Mangakarawati itulah yang paling banyak mewarisi sifat Sultan Suwargi pendiri Keraton Yogyakarta ketika...