Beranda CATATAN

CATATAN

ARUH SASTRA; APA YANG KAMU CARI?

Sudah santer dengar ungkapan kalau Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) kian ke sini hanyalah acara untuk melepas rindu, silaturahmi, antar penulis plus penggembira. Selebihnya...

FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II (6): SEROJA, PENONTON TAK TAHAN

"Kaget juga tadi.... Saya kira ada apa, kah!" TEATER Seroja adalah grup termuda dari total delapan belas peserta yang mengikuti Festival Teater Bahasa Banjar II,...

HENING DAN BERISIK: LUKA DOMESTIK ANAK DALAM LAKON “DIJJAH”

Lakon realis berbahasa Banjar karya Hidayatul Fikrie mengajak penonton duduk di ruang tamu yang sama dengan Dijjah, untuk melihat apa yang ia lihat setiap...

FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II (5): SANGGAR MENTARI MENOLAK PENTAS MANIS!

"Teater adalah teror! Kita sedang tidak mementaskan yang manis-manis, Bung!" SIAPA yang tertawa ketika menonton lakon Barajah Bala, hari terakhir Festival Teater Bahasa Banjar (FTBB)...

ARUH SASTRA; DARI BANTAL, BUKU, BAHASA BANJAR, HINGGA AI

Catatan dari Aruh Sastra Kalimantan Selatan ke-23 2026 di Hulu Sungai Utara   ADA banyak cara untuk mengingat sebuah perhelatan sastra. Ada yang pulang dengan membawa...

FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II (4): HALILINTAR YANG MENJAWAB RENDRA

apalah artinya  renda-renda kesenian bila terpisah dari derita lingkungan apalah artinya berpikir bila terpisah dari masalah kehidupan? kepadamu aku bertanya...   BAIT-bait terakhir Sajak Sebatang Lisong yang dibacakan WS Rendra...

BAGAIMANA TATA PANGGUNG HIDUPKAN CERITA? DARI HUTAN MANGROVE KE BANTARAN SUNGAI

Apa bedanya teater dan film? Di film, selebar apa pun layarnya, mata kita tetap digiring kamera, ke mana sudut pandang membawa. Di teater, mata...

FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II: POCONG BENCONG, ANTARA TAWA DAN PENANDA...

Kursi penonton Balairung Sari penuh. Sejak awal, Pocong Bencong garapan Sanggar Prisma telah mengundang penasaran kawula muda. "DI KAMPUNG ini, lidah cepat menghakim, telinga menolak...

FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II 2026: MEMBACA KITA DARI ATAS PANGGUNG

Tua muda menari dalam lingkaran, memantulkan ruhui Ampat Lima Lantunan Keroncong Banua; senyum Embie C Noer berbinar dalam rentak Paris Barantai, rambut putihnya melengkapi...

“TUHA” DAN PENGGULINGAN TAHTA SUKIBAR DI DALAM SANGGAR

Naskah karya Hamdani ini diadaptasi Teater Mahakam untuk Festival Teater Berbahasa Banjar II 2026 di Taman Budaya Prov Kalsel, Banjarmasin. Seorang pemimpin tua bermimpi dipaksa...