Sudahkah Anda berkunjung ke wisata kuliner di Kampung Pelangi Banjarbaru? Wisata baru yang banyak menjual penganan khas Banjar yang diresmikan oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin ini ramai didatangi pengunjung dari luar Banjarbaru. Ada yang dari Jakarta, Bandung, Banjarmasin, Batu Licin, dan lain-lain. Belum lama ini, ada pemandangan baru di wisata kuliner yang berhadap-hadapan dengan Sungai Kemuning yaitu Caffe Borneo.

Caffe Borneo yang lokasinya berseberangan dengan wisata kuliner memiliki daya tarik tersendiri. Selain menjual kudapan, jajanan, dan makanan berat Caffe Borneo juga menjual ramuan tradisi khas dayak seperti kayu bajakah, pasak bumi, dan lain-lain. Pemilik Caffe Borneo yaitu Ibu Dina mengaku senang dengan keberadaan kuliner yang secara perlahan membantu mendongkrak perekonomian warga setempat.

Caffe Borneo yang usianya baru dua minggu memiliki daya tarik sendiri karena menyewakan baju dayak dan banjar lengkap dengan aksesorisnya

Dina bersama Ammar Zoni

“Belum lama tadi, aktor ibu kota Ammar Zoni bertandang ke sini dan mencoba kostum yang kami sewakan,” papar perempuan multi talenta, pemilik Caffe Borneo kepada tim redaksi asyikasyik. Sebagai informasi, baju-baju yang disewakan sangat murah meriah dengan batas waktu yang dibebaskan. Peminjam bisa mengambil spot di manapun untuk mengabadikan momentum di sisi Sungai Kemuning.

Setiap peminjam yang tertarik untuk memakai kostum dayak hanya dikenakan Rp. 10.000,00 oleh Ibu Dina yang juga berlatar pendidik cum penari serbabisa. Selain kostum wanita dan pria dewasa, di Caffe Borneo juga menyewakan kostum untuk anak-anak.

Dina di depan Caffe Borneo

Dengan demikian, Caffe Borneo yang dibangun dua lantai di belakang rumah Ibu Dina yang berdarah dayak ini menjadi magnet baru di wisata kuliner Kampung Pelangi Banjarbaru. Bagi yang belum pernah mengunjungi Kampung Pelangi, yuk ke sini! Setiap malam akhir pekan ada pagelaran tari tradisi, musik akustik, dan pertunjukan lainnya untuk menghibur pengunjung wisata [email protected]

 

 

 

Facebook Comments