PANGGILAN Terbuka untuk Penulis Cerpen Indonesia melalui kegiatan MTN Lab x Wabul Sawi Festival: Promising Writers 2026
Program ini menggali secara langsung bagaimana mengemas data dan pengalaman residensi di Kalimantan Selatan menjadi cerita yang bernas dan bermakna. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, peserta diajak untuk melihat, merasakan, dan memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan budaya, lingkungan, dan keberpihakan.
Residensi dan masterclass ini juga bertujuan mengasah kepekaan serta “indera” kreatif penulis cerpen Indonesia dalam merespons isu-isu ekosistem alam sebagai bahan penciptaan karya. Dengan demikian, pengalaman empirik tersebut tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga diolah menjadi cerita pendek yang mampu mengetuk kesadaran dan mendorong kebijaksanaan dalam menjaga bumi.
Jika kamu adalah penulis cerita pendek yang ingin menghadirkan karya yang berpihak pada alam, berangkat dari pengalaman lapangan, serta mampu membentuk perspektif dan empati pembaca, program ini adalah ruang yang tepat untukmu.
“Ini adalah kali pertama kami menyelenggarakan Promising Writers untuk para penulis cerpen yang memiliki prospek menjanjikan untuk keberlangsungan masa depan cerpen Indonesia.” Papar Hudan Nur, Direktur Wabul Sawi Kalimantan, organisasi yang menaungi pelaksanaan Wabul Sawi Festival.
Sebagai informasi, Wabul Sawi mempunyai program bulanan dan tahunan yang digelar secara berkala. Untuk program bulanan sendiri ada ceriTA BUku (TABU) yaitu sesi curhat buku (reading book) yang digelar pada pekan terakhir setiap bulan.
“Setelah karya masuk dan ditutup masa penjaringan karya pada hari ini. Kurator akan menilai dan secara resmi para peserta terpilih akan diumumkan pada 10 Mei 2026 mendatang,” lanjut Hudan.
Kegiatan Residensi dan Masterclass ini adalah rangkaian dari Wabul Sawi Festival yang puncaknya akan digelar pada akhir September 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
MTN Lab x WSFest: Promising Writers 2026 adalah bagian dari Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya, sebuah program prioritas nasional yang dikelola Kementerian Kebudayaan untuk menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara berkelanjutan, sekaligus menghubungkannya dengan berbagai peluang pengembangan kapasitas dan akses pasar di tingkat nasional maupun global.
“Ayo, penulis cerpen Indonesia kirimkan karya terbaikmu. Kami tunggu sampai jam 24.00 WITA malam ini!” Pungkas Hudan.@
























