NAMA-nama atau penyebutan taman, khususnya di Banjarbaru, beberapa hanya berdasarkan lokasi di mana taman itu berada. Misalnya Taman Palm karena berada di kawasan Palm, atau Taman Simpang Empat karena berada di perempatan.
Nah, agar taman-taman itu memiliki nama, bukan sekadar penyebutan berdasarkan lokasi, BASAkalimatan Wiki (BkW) menggenggelar lomba Wikithon Partisipasi Publik “Mangarani Taman” dengan melibatkan kalangan pemuda, pelajar, mahasiswa, dan komunitas.
Lomba yang digelar pada bulan September 2025 itu berhasil mendapatkan tanggapan atau partisipasi pemuda sebanyak 406 pemberian usul nama taman. Selanjutnya, nama-nama itu dikurasi BkW menjadi sekitar 30 nama, yang kemudian dinilai oleh tiga juri terdiri dari Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru Ir Abdussamad, pegiat budaya Sri Naida, dan akademisi ahli Bahasa Banjar Ida Komalasari.
Hasilnya, didapatkan 4 pemenang terdiri dari 2 dari kategori umum/mahasiswa, dan 2 dari kategori pelajar. Adapun nama taman pemenang untuk kategori umum; Juara 1 “Taman Karindangan” oleh Selvyna Dewi, “Taman Basimban Himung Barataan” oleh Rizky Firdaus. Dan Kategori Pelajar; Juara 1 “Taman Palindangan Bapala” oleh Kiara Disafani, dan “Taman Bauntung” oleh Gusti Rahman.
Nama-nama itu akan diberikan kepada empat taman, yakni taman di simpang empat, RTH Guntung Paikat, taman di Komplek Cahaya BIntang, serta taman di Landasan Ulin.
Nah, Selasa (7/10/2025) nama-nama taman itu didialogkan BkW bersama Dinas Perkim, para pemuda pemenang, serta beberapa komunitas pemuda lainnya, bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Prov Kalsel, di Banjarbaru. Dialog Kebijakan #1 “Mangarani Taman” ini untuk lebih memantapkan pemberian nama beserta maknanya, serta bagaimana nanti implementasinya.
Koordinator Program BASAkalimatan Wiki Hudan Nur mengatakan, pemberian nama taman ini memang diharuskan menggunakan Bahasa Banjar. “Dengan nama Bahasa Banjar, maka itu menjadi ciri atau identitas, selain juga untuk melestarikan Bahasa Banjar,” ujarnya.
Hudan Nur berterima kasih kepada Disperkim yang menyambut inisiasi BkW yang menggelar kegiatan dengan pelibatan pemuda dalam “mangarani” taman di Kota Banjarbaru.

Kadis Perkim Abdussamad juga menyampaikan terima kasih kepada BkW yang telah menginisiasi pemberian “ngaran” taman di Kota Banjarbaru. “Harapannya, dengan pemberian nama ini, maka nama taman di Banjarbaru benar-benar melalui proses, dan dengan pelibatan anak-anak muda,” katanya.
Dari hasil diskusi yang dibagi dalam empat kelompok, masing-masing kelompok membahas satu nama taman, dihasilkan sejumlah usulan yang nanti diharapkan bisa diimplementasikan oleh Disperkim atau secara kolaboratif.
Usulan itu di antaranya, pemberian nama taman simpang empat dengan nama Taman Karindangan. “Karena simpang empat itu posisinya strategis, maka paling tepat diberi nama Taman Karindangan. Agar orang yang datang ke Banjarbaru selalu merasa karindangan (rindu),” ujar Diang Anggrek, fasilitator Kelompok 2.
Sementara taman di Landasan Ulin diusulkan Kelompok 4 dengan nama Taman Basimban Himung Barataan. “Lantaran di taman itu sudah terdapat fasilitas bermain untuk anak-anak, maka sebaiknya namanya adalah Taman Basimban Himung Barataan karena maknya taman itu tempat bermain yang nyaman untuk membuat anak-anak senang,” ujar Soraya Nailiya, fasilitator Kelompok 4.
Selain itu, semua kelompok juga mengusulkan agar dibuatkan plang atau prasasti berisi narasi mengenai pemberian nama, termasuk prosesnya. “Agar para pengunjung taman mengetahui bagaimana proses pemberian nama yang melibatkan para pemuda. Termasuk juga perlu dibuatkan tulisan namanya yang bisa dilihat setiap orang yang lain,” ujar Praja, fasilitator Kelompok 1.
Kasi Pertamanan Disperkim Banjarbaru Isma Sari yang mengikuti Dialog Kebijakan #1 “Mangarani Taman” hingga akhir mengaku senang dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. “Ini sangat baik, karena semua unsur terlibat, terutama pemuda. Untuk sementara empat nama taman dulu yang diberi nama baru,” ujar Isma, yang juga menyebutkan ada 135 taman dan RTH serta fasilitas umum di Banjarbaru.@





























