SUASANA pelaksanaan Wiki Marathon (Wikithon) di SMAN 1 Banjarbaru, Senin (26/8/2024) sore berlangsung cukup heboh dan seru. Tak lain, karena program dari BASAkalimantan Wiki (BKW) kali ini turut menghadirkan Emily Magaziner, Pejabat Diplomasi Publik Kedutaan Amerika Serikat.
Bagaimanapun kehadiran sosok “bule” di ruang kelas yang diikuti sekitar 100 siswa-siswi ini sesuatu yang sangat jarang. Namun hal ini pula yang membuat pelaksanaan Wikithon menjadi lebih meriah.
Tidak sendiri, Emily hadir bersama Pirina Vindhiarta, Spesialis Hubungan Publik Kedutaan Amerika Serikat, yang pada pagi hari sebelumnya keduanya turut menghadiri peluncuran Kamus Digital Bahasa Banjar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
Dipandu Diang Anggrek dari BKW, seperti biasa kegiatan Wikithon dengan melibatkan publik yang dalam hal ini siswa, adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka terhadap bahasa ibu yakni Bahasa Banjar.
Selain diberikan lomba membuat kalimat dalam Bahasa Banjar yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, para siswa juga “diuji” dengan menjawab pertanyaan dari tim BKW.



“Siapa yang bisa menjawab, apa bahasa Banjar untuk ‘mata kaki’,” lempar Anggrek kepada peserta.
“Mata batis,” seru seorang siswi.
Tawa pun meledak dalam ruangan. Memang, kaki dalam bahasa Banjar adalah “batis”. Tetapi untuk “mata kaki” ada penyebutan tersendiri.
Lalu seorang siswi angkat tangan lagi. “Bukulali,” serunya.
“Benar,” sahut Anggrek. “Dan dalam Bahasa inggrisnya adalah ‘ankle’,” tambah Anggrek.
Begitupun ketika ditanya apa Bahasa Banjar untuk “cuci muka,” ada juga siswa yang menjawab “basuh muha”, padahal yang tepat adalah “batimpungas”.
Emily pun sempat juga mengajukan pertanyaan. “Coba, apa ada yang bisa menyebutkan judul lagu Banjar?” tanyanya dalam bahasa Indonesia yang cukup baik.
Untuk ini, Hudan Nur selaku Koordinator BKW menambahkan, “Silakan apa ada yang bisa menyebutkan sepuluh judul lagu Banjar?” tanyanya.
Semula tak ada yang berani angkat tangan. Hingga akhirnya tiga siswi maju ke depan kelas dan masing-masing menyebutkan sejumlah judul lagu Banjar seperti “Pambatangan”, “Paris Barantai, “Uma Abah”, dan lainnya.
Kepada para siswi-siswi yang mampu menjawab sejumlah pertanyaan ini diberi hadiah bingkisan berupa buku serta baju kaos. Termasuk juga peserta yang memenangkan lomba dengan juri Rosida Ridha dari Dispursip Kota Banjarbaru.
Emily mengaku senang dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. “Amazing. Saya senang karena mereka sangat antusias. Dan ini sungguh mengesankan,” ucapnya di akhir kegiatan.
Tim BKW yang hadir di antaranya Khalifaturridho, Bumi, Dwitya, Kini Muhammad, serta pendamping siswa Rory Aksara, guru SMAN 1 Banjarbaru.@





























