SEJUMLAH siswa-siswi SMPN/MTS/sederajat Kota Banjarbaru sepanjang Juni 2025 ini saling adu kemampuan pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SMPN/MTS/Sederajat.

Ada 8 cabang seni dan sastra yang dilombakan; Ansambel Campuran, Ilustrasi, Kreativitas Musik Tradisional, Menulis Cerita, Mendongeng, Menyanyi Solo, Pantomim, dan Tari Kreasi.

Semua lomba FLS3N dengan tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri” ini digelar di aula Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru selaku penyelenggara. Lomba-lomba digelar berangkaian dari 19 Juni hingga 30 Juni 2025.

Kasi Peserta Didik Bina SMP Disdik Banjarbaru Wahyudi Rifani menyebutkan, total peserta untuk semua ajang sebanyak 530 siswa.

“Jadi ada peningkatan partisipasi luar biasa tahun ini dibanding tahun lalu yang hanya diikuti 400 peserta,” ujar Wahyudi kepada wartawan, Senin (23/6/2025).

Wahyudi juga mengatakan akan mengupayakan pendampingan dan pembekalan kepada para juara untuk ke ajang provinsi dan nasional.

“Pendampingan dan pembekalan kepada juara sangat penting, agar kemampuan siswa lebih meningkat sehingga bisa lebih bersaing dengan peserta lainnya baik di provinsi maupun Nasional nantinya,” jelas Wahyudi.

Seperti pada Senin, 23 Juni 2025, digelar Lomba Menulis Cerita di Aula Widyatama Disdik dengan jumlah peserta sebanyak 23 siswa. Menariknya, keseluruhan peserta adalah siswi perempuan.

Menggunakan laptop masing-masing, para peserta Menulis Cerita diberikan waktu sebanyak 4 jam untuk menyelesaikan karya mereka, yang akan dinilai tiga juri; Sandi Firly, Hudan Nur, dan Aliansyah.

Dari hasil pembacaan dan penilaian juri, sebagian besar karya peserta bergenre fantasi.

“Seharusnya, berdasarkan tema Ekspresi Seni Inspirasi Negeri, mestinya peserta menulis hal yang berkaitan dengan realisme dan lokalitas,” ujar Hudan Nur.

Sementara juri Sandi Firly menyatakan, banyaknya peserta yang menulis genre fantasi pada lomba ini, kemungkinan karena kurangnya pembekalan dari pihak sekolah masing-masing.

“Karenanya benar, pembekalan kepada siswa sangat penting, bahkan sebelum mereka berlomba di tingkat kota, lebih-lebih lagi kepada siswa yang juara menuju lomba tingkat provinsi dan nasional,” ujar Sandi.

Aliansyah juga menilai, meskipun juara Lomba Menulis Cerita telah ditetapkan, ia berharap tetap diberikan pembekalan dari sastrawan. “Sebab, masih ada yang perlu ditingkatkan lagi kemampuan siswa yang sudah juara,” katanya.

Adapun urutan peringkat Juara Menulis Cerita FLS3N Jenjang SMPN/MTS/Sederajat Tingkat Kota Banjarbaru, yakni:

Juara 1: Felisitas Patricia Wetuang Beoang (SMP Sanjaya Banjarbaru)
Juara 2: Dara Izzati Althafunnisa (SMP IT Nurul Fajar Banjarbaru)
Juara 3: Dinda Maritza Afdhalia (SMP IT Robbani Banjarbaru)
Harapan 1: Zebe Velicka Setyawan (SMPN 8 Banjarbaru)
Harapan 2: Zuwaira Malila (SMPN 1 Banjarbaru)
Harapan 3: Najmi Nir Rizqa (SMP Terpadu Hidayatul Qurban Boarding School Banjar baru)
(red)