SEBANYAK 70 guru SMA/SMK se-Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, dan Barito Kuala mengikuti kegiatan Workshop Seni Sastra Kalimantan Selatan, Rabu-Jumat-(19-20-21) Februari 2025, di NASA Hotel, Banjarmasin.
Acara yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel ini bertujuan memberikan pembekalan pengetahuan kepada tenaga pendidikan pada bidang seni saatra.
“Diharapkan ilmu dan pengalaman yang didapatkan para guru yang mengikuti workshop seni sastra ini nantinya diteruskan kepada para anak didik di sekolah,” ujar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muhammadun saat membuka acara.
Ada lima pemateri yang dihadirkan, yakni HE Benyamin dengan materi Perspektif Sastra Kalimantan Selatan, Syamsuddin atau Asa (Teknis Penulisan Puisi), Abdurrahman El Husaini (Tekni Membaca Puisi) , Maria Roesli (Eksistensi Pantun Banjar), dan Sandi Firly (Sastra dan Pemanfaatannya di Media Publikasi)
Para guru antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Mereka juga langsung praktek menulis dan membaca puisi, menulis pantun, serta menulis cerita mini.
Di hari terakhir para guru menampilkan karya mereka dengan membacakan di depan ruangan. Selain itu juga memberikan testimoni terhadap kegiatan.
“Acara workshop ini sangat baik. Kami para guru mendapat pengetahuan baru dari para pemateri yang nantinya bisa kami ajarkan kepada para siswa,” ujar Lulu, salah satu guru yang tampil membacakan pantun tentang Pasar Terapung.
Masukan lainnya dari peserta, diharapkan kegiatan ini rutin dilaksanakan karena sangat berguna untuk mengembangkan pengetahuan dan wawasan para guru di bidang sastra yang langsung disampaikan para saatrawan.
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Kesenian Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kalsel, D. Sunjaya Adhiarso menyatakan mengakomodir setiap masukan dari peserta.
“Kami akan akomodir dan evaluasi setiap kegiatan. Agar ke depan pelaksanaan kegiatan bisa lebih baik lagi. Dan yang terpenting, tujuan dari acara ini yakni untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan guru bisa maksimal, sehingga berguna dalam proses pembelajaran di sekolah,” ucap Sunjaya.
Direncanakan, workshop serupa akan digelar juga di wilayah Hulu Sungai serta di daerah pesisir Tanbu dan Kotabaru.@


























