Mingguraya selalu memberi ruang ekspresi untuk karya pertunjukan, seni kontemporer, dagelan, sastra, rupa, tari, dan tak terkecuali musik. Bagi pecinta musik rock khususnya jangan lewatkan besok malam, 22/1/2022 di Panggung Bundar Mingguraya Konser Mini Musisi Bahari atau yang disingkat Musibah. Konsep yang dibawakan tergolong spontan dengan catatan main bareng di atas panggung dan tentu saja menyesuaikan satu sama lain.

Musibah sebagian besar berasal dari insan musik seminat yaitu Rock Community Banjarbaru (RCB).”Selama pandemi kita vakum, malam minggu nanti kita akan sapa pecinta musik di Panggung Bundar,” terang Rico Yusuf Hasyim, inisiator RCB kepada tim redaksi.

Sebagai informasi kegiatan besok malam terselenggara atas kerjasama Dewan Kesenian Kota Banjarbaru dan Akademi Bangku Panjang Mingguraya.

RCB yang terbentuk tahun 2016 telah aktif menggelar pentas pertunjukan musik. Setidaknya hingga tahun 2019, apalagi setiap Agustus. RCB ikut mewarnai momen penting di bulan tersebut. Saat ini anggota RCB tercatat 30-an anggotanya, “Anggota kita ada yang muda dan tua sebaya dengan saya,” papar Rico lebih lanjut.

Banjarbaru memiliki sumber daya manusia yang lebih daripada daerah lain, termasuk untuk bidang musik rock. “Kesempatan untuk explorasi musik rock di sini terbuka lebar dan SDMnya cukup potensial,” jelas lelaki kelahiran 24 Agustus 1961 ini. Ditambah pendengar cum penikmatnya juga banyak di kota berjuluk idaman.

Menurut keterangan sulung 8 saudara kepada redaksi, sebelumnya RCB pernah sukses menggelar giat musik rock aliran hard rock di Banjarbaru. Olehnya ia berharap event besok menjadi penanda bangkitnya musik rock setelah pandemi covid menyapa, didukung situasi pandemi yang berangsur pulih.

“Konser nanti juga terbuka untuk aliran musik lain,” pungkasnya. Seperti tajuk Musibah, musisi Banjarbaru akan membuka ruang untuk suguhan musik lain. Direncanakan akan ada puluhan grup yang akan mentas besok malam. Olehnya, bagi warga Banjarbaru dan sekitarnya mari hadiri dan saksikan besok malam di Mingguraya. @

 

Foto ilustrasi doc. Rico Yusuf Hasyim

 

 

 

Facebook Comments