WALI Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin nampak tersenyum saat berkomunikasi langsung dengan pemenang Umroh dari undian berhadiah yang digelar oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Banjarbaru, pada Kamis (21/12/2023) siang.

Saat proses pengundian berlangsung, Wali Kota Banjarbaru dan Kepala BPPRD Banjarbaru tengah sibuk mengudak-aduk kumpulan kupon berhadiah di dalam lemari kaca. Tak lama, mereka telah mendapatkan masing-masing resi sebagai pilihan kupon undian berhadiah umroh tersebut. Nama yang keluar adalah Rusdianto dan Rofii.

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin saat melakukan Videocall Whatsapp dengan penerima paket umroh, Rusdianto.

“Kami sampaikan bahwa angka Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kota Banjarbaru mencapai 320 Miliar Rupiah di tahun ini,” ucap Kepala BPPRD Kota Banjarbaru, Kemas Rudi Akhmad Indrajaya saat memberikan sambutannya.

Sebelumnya, Rudi mengingat saat tiga tahun belakangan saat di 2020 hanya mencapai 202 Miliar Rupiah saja. Kini, menurutnya mulai meningkat pajak dan retribusi daerah, bahkan pihaknya telah mencatat surplus penerimaan pajak daerah tersebut.

Dari target 170 Miliar, Rudi mengaku BPPRD Banjarbaru kini dapat merealisasikan sebesar 180 Miliar atau 106%. Dalam hal ini, dia membagi tiga terbesar adalah BPHTB, Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) dan Pajak Restoran.

“Di era kepemimpinan Aditya Mufti Ariffin ini sangat signifikan meningkat PAD Kota Banjarbaru,” ungkap Kemas Rudi Akhmad Indrajaya.

Melalui Wali Kota Banjarbaru, Rudi mengatakan bahwa 2 paket umroh ini didukung oleh CSR PDAM Intan Banjar. Sehingga, menurutnya kegiatan ini tambah meriah karena kejutan hadiah begitu berlimpah.

Selain itu, ada 5 buah sepeda motor metic dan 5 sepeda listrik yang berasal dari APBD Tahun 2023. Kemudian lagi, 20 sepeda listrik dan 5 sepeda gunung dari CSR Bank Kalsel.

Sejumlah hadiah Gebyar Pajak Banjarbaru.
Kepala BPPRD Banjarbaru mendampingi Wali Kota Banjarbaru saat wawancara dengan awak media.

Adapun Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin menyampaikan gebyar pajak bumi maupun bangunan, perdesaan dan perkotaan di tahun 2023 ini. Dia mengatakan, penyerahan undian makan berhadiah itu merupakan program perdana dari Pemerintah Kota Banjarbaru melalui BP2RD Banjarbaru.

“Pada hakikatnya, pajak dan retribusi daerah ini dipersembahkan dari rakyat untuk rakyat. Maupun pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ungkap Aditya.

Sehingga, Aditya menjelaskan agar masyarakat harus memiliki kesadaran bersama dalam membayar pajak tersebut. Dia ingin menciptakan masyarakat yang melek pajak, sebab pengembangan kota dapat terwujud dengan baik.

Semakin meningkat PAD, Aditya menyebut bahwa peran Pemko Banjarbaru akan banyak pula melakukan penyelenggaraan kegiatan di masyarakat. Tentu, menurutnya apapun itu bentuknya agar menjadikan suatu kawasan kota menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Semakin besar pendapatan daerah, maka akan besar pula nantinya kontribusi pemerintah buat warga,” tandasnya.@