FESTIVAL Salikur, yang menjadi event tahunan Kota Banjarbaru kembali digelar memeriahkan bulan suci Ramadan 1446 H/ 2025 Pembukaan berlangsung pada Jumat (21/03/2025) malam di halaman Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru.
Bertema “Semarak Ramadan di Kota Idaman,” pembukaan dilakukan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt. Kepala Disporabudpar, Sri Lailana, yang mewakili Wali Kota Banjarbaru.
Diikuti oleh 8 peserta dari 3 kecamatan di Banjarbaru.
Sri Lailana menyampaikan, Festival Salikur tidak sekadar acara hiburan, tetapi memiliki nilai budaya dan religius yang mendalam bagi masyarakat Banjarbaru.
“Festival ini bertujuan untuk melestarikan tradisi penerangan tanglong yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Banjarbaru dalam menyambut malam-malam di bulan Ramadan,” jelasnya.
Diharapkan, masyarakat terlibat aktif dalam melestarikan dan mengembangkan budaya serta seni tradisional secara kreatif dan inovatif.
“Festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dan inovasi dalam seni dekorasi serta pencahayaan tradisional,” ujarnya.
Selain itu, Festival Salikur di bulan Ramadan ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan masyarakat.
Tahun ini Festival Salikur diikuti 8 peserta dari 3 kecamatan di Banjarbaru. Kompetisi terbagi dalam beberapa kategori, di antaranya juara umum, kategori lampion, kategori gapura dan tanglong, serta juara lomba fotografi.
Para pemenang akan mendapatkan berbagai penghargaan, termasuk piala bergilir untuk juara umum dan dana pembinaan. (red/MedCenBJB)





























