Apa sih Guru Penggerak itu? Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan. Guru penggeraklah yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik; aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid.

Menyoal seberapa penting kehadiran guru penggerak di Kota Banjarbaru? Jawabnya sangat penting. Seperti yang kita ketahui bersama kalau dunia bergerak hybrid dan adaptif dengan daring. Guru penggerak istilah baru ini sangat diperlukan untuk menyokong akselarasi pembelajaran jarak jauh dan pendampingan secara masif. Olehnya Banjarbaru menggelar (lagi) lokakarya untuk pendidikan guru penggerak.

Kegiatan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 Lokakarya 7, di Ballroom Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Jumat (13/05/2022) dihadiri Wali Kota Banjarabru HM Aditya Mufti Ariffin

Lokakarya 7 ini bagian program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Agar mewujudkan rasa nyaman peserta didik Ketika berada di lingkungan sekolah.

Selain itu, program guru penggerak ini bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru-guru, sehingga mampu menjadi penggerak di komunitas belajar yang ada di dalam maupun di luar sekolah.

Ketua Pokja Program Unggulan P4TK IPA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek dan Teknologi, Eneng Susilawati, menyampaikan program ini telah di evaluasi selama 6 bulan ke belakang. “Dengan cara mengekspos hasil karya calon-calon guru penggerak melalui aksi nyata dan melalui refleksi diri,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Eneng berharap dirinya ingin di program guru penggerak Lokakarya 7 ini, para calon guru penggerak bisa menyampaikan ide-ide gagasan untuk program-program selanjutnya.

“Karena sejatinya program ini dirancang selama 9 bulan. Sehingga ketika dibulan terakhir nanti mereka akan lahir menjadi guru penggerak yang mempunyai jiwa baru, jiwa yang selalu bergerak dan menggerakkan,” tambahnya.

Sementara itu Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin mengapresiasi semangat dari para guru. “Alhamdulillah yang terbanyak calon guru penggerak itu ada di Kota Banjarbaru,” ujar Aditya.

Aditya berpesan agar guru penggerak ini semakin memotivasi para guru lainnya untuk menjadi guru penggerak. “Sehingga ujungnya adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia Kota Banjarbaru untuk lebih baik lagi, makin maju dan tentunya lebih juara lagi untuk Kota Banjarbaru,” pungkasnya.

Aditya menyampaikan, ada sekitar 48 guru penggerak di Kota Banjarbaru. Selain guru penggerak, di Kota Banjarbaru juga mempunyai sekolah penggerak. Untuk angkatan ke-2 ada sebanyak 12 sekolah penggerak di Kota Banjarbaru.

Diketahui, Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan langkah strategi dari pemerintah dengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang meningkatkan proses dan hasil belajar [email protected]

Facebook Comments