DARI Lomba Berpendapat Wikithon Partisipasi Publik #2 dengan tema “Brain Rot” telah terpilih para pemenang dari Kategori Pelajar dan Kategori Umum/Mahasiswa.
Nama-nama pemenang diputuskan setelah tiga dewan juri terdiri dari Dr. Sainul Hermawan (Akademisi ULM Banjarmasin), dr. Winda Oktari (Pakar Kesehatan Mental), dan dra. Erma Epiyana Hartati, S.Sos, MM (Kepala Dinas PPKBPMPPA Kota Banjarbaru) melakukan rapat di Kafe Nika, Kamis (13/3/2025) malam.
Rapat dewan juri difasilitasi oleh BASAkalimantan Wiki sebagai pelaksana Lomba Wikithon Partisipasi Publik #2 tema “Brain Rot”. Selain hadir Koordinator Program BASAkalimantan Wiki Hudan Nur, rapat juga diikuti segenap tim.
Berdasarkan keterangan Hudan Nur, ada sebanyak 369 peserta yang turut berpartisipasi memberikan pendapatnya dalam lomba. “Ini jumlah peserta yang cukup menggembirakan. Dan sebagian besar pendapat memberikan solusi bagaimana mencegah ‘brain rot’ atau pembusukan otak akibat terlalu sering mengonsumsi konten receh di media sosial,” ujarnya.
Setelah dilakukan kurasi, para dewan juri kemudian melakukan penilaian untuk memilih pendapat yang dianggap paling efektif dilaksanakan untuk mencegah “brain rot”. Keseluruhan peserta adalah anak muda dari usia 16 – 30 tahun. Mereka memberikan pendapat dalam tiga bahasa; Indonesia, Banjar, dan Inggris.
“Salah satu kriteria penilaian yang kami minta kepada dewan juri dalah orisinalitas ide maupun penulisan. Selain juga sejauh mana ide itu bisa diimplementasikan nantinya,” ujar Hudan.
Setelah dilakukan diskusi yang cukup alot, dengan bolak-balik melihat tanggapan peserta yang ditayangkan, akhirnya diperolehlah sejumlah pemenang, satu karya favorite, dan komentar terbaik, yang kemudian diumumkan pada Senin, 17 Maret 2025.
Pemenang Kategori Pelajar:
Juara 1: Nurheldawati (SMAN 1 Martapura, Kab Banjar)
Juara 2: Nafaforsurvei (SMAN 1 Martapura, Kab Banjar)
Juara 3: Muhammad Hafizh (SMAN Mekarsari, Batola)
Pemenang Kategori Umum/Mahasiswa
Juara 1: Ira Setianisa (Pegiat Literasi)
Juara 2: Rizky Firdaus (Lingkar Baca Merdeka, Tapi)
Juara 3: Auliania (DP3APMP2KB)
Juara Favorit: Nurheldawati (dengan 247 vote)
Juara Komentar Terbaik: R13R8
Dan ini adalah sebagian tanggapan para pemenang:


Untuk lebih lengkap mengenai karya tanggapan dan terkait Lomba Wikithon Partisipasi Publik #2 bisa dilihat di IG: @basakalimantanwiki
“Selamat untuk para pemenang. Selanjutnya para pemenang akan diundang dalam acara Dialog Kebijakan Publik yang dilaksanakan pada April 2025,” ujar Hudan. Direncanakan Dialog #1 pada 16 April dan Dialog #2 pada 30 April 2025.
Sementara tiga dewan juri menyambut positif kegiatan Wikithon Partisipasi Publik #2 yang digelar BASAkalimantan Wiki.
“Saya sangat menghargai dan mengapresiasi kegiatan ini, karena brain rot merupakan kondisi yang perlu kita waspadai berkaitan dengan fungsi kognitif dan akhirnya berpengaruh pada kesehatan mental kita. Saya berharap dari kegiatan ini teman-teman dan adik-adik untuk lebih memperkaya diri lagi dengan membaca,” ucap dr. Winda Oktari.

Sainul Hermawan melihat ada dua hal oenting dari kegiatan ini. “Pertama, berpendapat. Kita tahu, berpendapat akhir-akhir ini menjadi sesuatu yang sangat sulit disampaikan oleh masyarakat umum, apalagi oleh kalangan pelajar. Dengan mengikuti lomba ini, kemampuan berpendapat dibangkitkan lagi,” ujarnya. “Kedua, ini upaya penting menyelamatkan dan melestarikan bahasa ibu,” tambah Sainul.

Sementara dra. Erma Epiyana Hartati menyampaikan, “Melalui lomba ini, diharapkan nantinya apa yang telah ditulis, ide-idenya, nanti bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.”

Memang, hasil akhir dari kegiatan ini nantinya bisa menjadi sebuah policy brief atau kertas kebijakan yang dapat dilaksanakan secara bersama-sama antara pelajar, stake holder, dan masyarakat umum.
“Sebelumnya, pada Wikithon Partisipasi Publik #1 BASAkalimantan Wiki mengangkat tema Mitigasi Sampah Plastik, dan sekarang implementasi masih terus berlangsung,” sebut Hudan Nur. “Begitupun dengan Wikithon #2 ini, setelah melalui tahapan dialog juga akan dirumuskan kertas kebijakan yang bisa dijalankan secara brrsama nantinya,” tambah perempuan yang banyak aktif dalam berbagai kegiatan ini.@


























