BPDASHL Barito "AYO MENANAM"


Ada yang pakaiannya biru-biru, dipadu hitam. Ada juga yang warna merah hitam, dan berlambang burung phoenix di belakangnya. Ya pokoknya keren, cuy. Mereka bersatu dalam tim, bergerak senada, kompak bersama.

But, ini bukan panggung fashion, melainkan pasukan yang turut serta dalam Lomba Peraturan Baris Berbaris yang diselenggarakan oleh Bidang Pemuda Disbudparpora Banjarbaru. Netizen pasti sering lihat bakat-bakat para pelajar yang pandai PBB dari video-video yang beredar di Dunia Maya. Kali ini benar-benar di depan mata. Dan di sekitar kita.

Nah, kegiatan yang kemarin dilaksanakan di GOR Rudy Resnawan ini melibatkan cukup banyak tim. Yakni 12 tim yang terbagi atas 7 tim dari tingkat SLTA sederajat dan 5 tim setingkat SLTP. Kegiatan yang diyakni mampu memupuk karakter dan kedisplinan sejak dini ini dinilai efektif tak hanya sebagai latihan, melainkan juga pengkaderan, regenerasi para calon paskibra di masa-masa mendatang.

Itu juga yang dikatakan Kabid Pemuda Disporabudpar Kota Banjarbaru Slamet Riyadi ketika di Lapangan. Menurut Slamet nih, ya, lomba semacam ini tu dah dilaksankan rutin setiap tahun. Beruntungnya, tahun ini peminatnya nambah 2 kali lipat.

“Tentu saja ini membentuk karakter dan rasa disiplin sejak mereka pelajar. Para siswa dan siswi yang berlomba ini juga sebagai bibit bibit baru calon paskibra,” ujarnya.

Dengan tajuk Lomba Peraturan Baris-Berbaris Kota Banjarbaru Tahun 2019, pihaknya mampu menjaring 12 sekolahan yang andil yaitu   SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Banjarbaru, SMAN 3 Banjarbaru, SMAN 4 Banjarbaru, SMKN 1 Banjarbaru, SMK Telkom, MA Nurul Hikmah, SMPN 2 Banjarbaru. SMPN 3 Banjarbaru, dan SMP Sanjaya.

Ada anggota dari kepolisian, TNI, dan juga alumni paskib yang menjadi juri penilai. Ia ingin lomba-lomba demikian tak sekadar menjadi kemeriahan, tetapi prioritas dan ada di sekolah-sekolah untuk pembinaannya. “Semoga teragenda dengan baik. Dilaksanakan setiap tahun, dan ditambah ada untuk kategori tingkat SD ke depan nantinya,” ungkapnya.

Facebook Comments