Komisi II DPRD Kabupaten Banjar telah berhasil menuntaskan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PDAM Intan Banjar menjadi Perseroan Terbatas (Perseroda) pada, Kamis (17/6/2021).

Dengan dituntaskannya pembahasan panjang tentang Raperda perubahan badan hukum PDAM Intan Banjar menjadi Peraturan Daerah (Perda) tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Pribadi Heru Jaya berharap PDAM Intan Banjar akan menjadi lebih maju lagi.

“Hari ini kita bersama kawan-kawan Bagian Ekonomi, Bagian Hukum, dan PDAM Intan Banjar sudah menyelesaikan pembahasan terkait penyampaian Fasilitasi Gubernur Provinsi Kalsel. Hari ini juga sudah kita selesaikan,” ujar Ketua Komisi II yang akrab disapa Heru.

Politisi PKB Kabupaten Banjar ini pun memastikan, pada Fasilitas Gubernur tersebut tidak banyak terjadi perubahan, dan sesuai apa yang sudah diajukan pada Rapat Paripurna sebelumnya.

“Hanya ada sebagian saja yang menjadi catatan, diantaranya terkait masalah pertimbangan yang tidak perlu mengacu kebanyak hal, karena sifatnya hanya melaksanakan Undang-undang (UU) saja. Sehingga, hari ini sudah dapat kita finalkan,” ucapnya.

Dengan adanya perubahan badan hukum tersebut diharapkan berdampak pada kinerja PDAM yang lebih profesional, papar Heru lebih jauh.

“Sehingga, selain tujuan utamanya untuk pelayanan publik. Perubahan badan hukum ini membuat PDAM Intan Banjar dapat memberikan profitnya kepada daerah yang selama ini belum pernah dilakukan PDAM Intan Banjar,” harapnya.

Facebook Comments