Hal yang tak dapat dipungkiri dari mobil ini adalah, dia memunyai fans garis keras yang tahan banting. Meski mobil jenis ini dibully habis-habisan dalam forum otomotif, ia tetap menjadi yang terbaik di hati penggemarnya. Cool!

***

Toyota tampaknya tak mau ambil pusing soal desain. Tinggal comot mukanya Voxy/Vellfire, dan pasang. Sisanya, tambahin sedikit kosmetik di pantat dan samping, telinganya ganti pake All New Rush. Siap jual deh.

Seperti gak peduli penjualannya tergusur oleh XPander dalam beberapa bulan lalu di tahun 2018, pihak Toyota dengan tegas menyatakan tidak terinpirasi sama sekali dengan desain XPander yang dielu-elukan para penggemarnya itu hingga meraih The Best Low MPV Oktober lalu. Memang jika diuji di atas kertas, Avanza kalah telak beberapa point, tapi kembali ke pernyataan awal, gak ada yang bisa mengalihkan rasa cinta fans garis keras! dan belum ada yang bisa gantiin garangnya penggerak roda belakang.

Mari kita lihat sejarahnya!

Pertama dikenalkan pada tahun 2003, Avanza menjadi bulan-bulanan keluarga dan media tentu saja. Betapa tidak, Avanza menembus pasar LMPV waktu itu bersama saudara sesusunya yakni Xenia dengan penjualan 100.000 Unit dalam kurun waktu kurang dari setahun. Avanza menciptakan pasar sendiri sebagai penerus Kijang Capsule. Sedangkan Innova dibuat untuk segmen pasar setinggat di atasnya.

Facebook Comments