KETUA DPRD Kabupaten Banjar, H.M. Rofiqi menekankan selama Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III harus bersifat humanis. Sesuai instruksi Kemendagri Nomor 26 tahun 2021 tentang PPKM, Kabupaten masuk dalam daftar penerapan PPKM Level III, terhitung sejak 26 Juli hingga 2 Agustus.

“Kita dalam rapat kemarin hanya menekankan satu hal saja, bahwa yang namanya PPKM itu harus bersifat humanis. Artinya kita boleh saja melakukan beberapa pembatasan, namun jangan sampai merugikan sektor yang lain,” terang Rofiqi, Selasa (27/7).

Ia menilai, selama pandemi Covid-19 ini semua sektor mengalami kesusahan, lebih lagi masyarakat yang usahanya kecil. “Misalkan saat PPKM ini ada orang jualan pentol tapi tidak ada pembelinya, ya jangan diusir,” terang Politisi Partai Gerindra ini.

Pemkab Banjar sendiri sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 360/250/BPBD/2021 tentang Pelaksanaan PPKM Level III di Kabupaten Banjar.

Pada poin 8 dan 9, pembatasan aktivitas warga seperti sekolah yang kembali secara daring atau online. Adapun aktivitas perdagangan di pasar dibolehkan buka sampai pukul 17.00, toko kecil termasuk minimarket buka sampai pukul 22.00.

Sedangkan warung atau rumah makan termasuk cafe dan tempat jajanan makanan lainnya dipersilakan buka sampai pukul 19.00, dan untuk pemesanan dibawa pulang masih diizinkan sampai pukul 22.00.

Masyarakat diimbau agar selalu menerapkan 5M + 1D, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas atau interaksi, dan terakhir jangan lupa selalu berdoa. @

Facebook Comments