“MUARA”; KOLASE KEGAMANGAN ANAK-ANAK MUDA MENATAP MASA DEPAN
Jika kamu berharap mendapatkan kronologis atau cerita apa yang hendak disampaikan dari penampilan Teater Luminari yang mementaskan “Muara” pada hari kedua Festival Teater Bahasa...
“BAJU RIGAT”; MENELANJANGI KEMUNAFIKAN DI BALIK PENAMPILAN
Dengan pemeranan karakter yang kuat oleh para pemain, pentas “Baju Rigat” yang disuguhkan Sanggar Ar-Rumi asal Kabupaten Banjar pada hari kedua Festival Teater Bahasa...
TRAGEDI “SEBELUM PAGI”; CERITERA REALITAS JADI SENIMAN ITU SUSAH
Kata orang, mencari uang sebagai seniman itu sulit. Idealis apalagi. Ada yang bilang, jadi seniman itu panggilan.
KURT Vonnegut, penulis yang dikenal sebagai satiris terbesar...
“BASAUNG BUNTUT”; KETIKA CINGKARUK HANDAK BABINI
Katutut burung katutut
Katutut basaung buntut
Amun juduh sudah manuntut
Orang tuha bisa mamatut
PERIHAL handak babini (keinginan beristri), sudah mafhum di kalangan masyarakat Banjar menjadi bahan lelucon...
FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II (2): DARI SASANGGA HIDUP KE BIDADARI...
Katanya, karakternya menyebalkan, mabuknya mabuk sinetron. Kata saya tidak, karakternya memilukan, mabuknya mabuk teatrikal.
PERDEBATAN di atas terjadi antara saya dan rekan Musa Bastara usai...
FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II (1): WAHAI NAF’S, APA ITU BAHAGIA?
Semuanya sederhana; alunan lagu Banjar dari radio tua, kain compang-camping berlumur lumpur. Di atas panggung, sebuah keluarga pendulang intan terpekur meratapi nasib. Berhari-hari, mereka...
FESTIVAL TEATER BAHASA BANJAR II; TEMPAT UNTUK PULANG
Di saat kita sedang bingung, inilah salah satu tempat untuk pulang.
SEJAK siang, dia duduk di kursi barisan tengah, di sebelah kanan panggung utama. Sampai...
ARKAIS FESTIVAL; SEBUAH HARAPAN DARI SELATAN KALIMANTAN
Balairung Sari telah padam, melipat Arkais Festival dalam ingatan. Sekarang, mereka berjalan dengan mimpi yang lebih besar: selatan jadi mercusuar sastra Kalimantan.
PULUHAN pelajar mahasiswa;...
HANTU-HANTU LUCU DI ARKAIS FESTIVAL ARKALITERA
Suatu ketika, hantu-hantu sedang berkumpul, asyik bertukar cerita. Tiba-tiba datang Brodin, pemuda yang baru saja tewas di tangan pamannya sendiri. Anehnya, bukannya disambut, para...
RUDY ARIFFIN DAN KEBAIKAN-KEBAIKAN YANG TERKENANG
KALIMANTAN Selatan kehilangan salah satu tokoh besarnya. H Rudy Arifin, gubernur Kalsel dua periode (2005 hingga 2015) berpulang pada usia 73 tahun, sekitar pukul...






































