Beranda SASTRA PUISI Halaman 5

PUISI

PUISI-PUISI BUDI HATEES; MAUT

MAUT 1 maut itu tak pernah jauh dari urat nadimu dia jadi apa saja yang tak bisa kau duga dan tak ada cara untuk mengetahui kehadirannya mungkin dia berwujud...

PUISI-PUISI MOH MAHFUD; IV/ASA BINGUNG

IV/ASA BINGUNG Sepanjang hari Ia kebingungan Bolak-balik WC Bolak-balik dapur Bolak-balik kamar tidur Dan entah pada jam yang ke berapa Tiba-tiba dia sudah ada di atas pohon besar. “Aku lagi mencari angin”...

PUISI-PUISI MUHAMMAD DAFFA; SANDIWARA KOTA

SANDIWARA KOTA Aku ingin menonton sandiwara 24 jam di antara guyur gerimis. Biarkan kota terlelap Dengan secawan anggur yang dijaja perawan berkulit langsat. Aku ingin mengajakmu berkelana...

PUISI-PUISI MOH. GHUFRON CHOLID; KUSEBUT KAU RINDU

KUSEBUT KAU RINDU Kusebut kau rindu Di dalam detakmu Ada gigil ingatanku Kusebut kau rindu Di kedip matamu Kenanganku berlarian tak tentu 2021 SEBELUM SUBUH Sebelum subuh, cintaku Ada jadwal kencan yang lebih megah Dari...

PUISI-PUISI ISBEDY STIAWAN ZS; SERIBU GAMBAR

SERIBU GAMBAR bahkan seribu gambar dalam lembar album itu telah kulupa tajuknya karena selalu wajahmu yang dulu mampir lalu diempas badai : serpihan AKULAH AIR jika hutanhutan dihilangkan tanah digali jadi kubangan ke mana aku...

PUISI-PUISI RAUDAL TANJUNG BANUA; MADIHIN BARA BATU BARA

Madihin Bara Batu Bara —Sebuah variasi, sebuah subversi Tersebut nian bumi Kalimantan Banyak batu banyak kayunya Batu hitam batu mulia Batu hijau kecubung nyawa Batu intan batu cempaka Batu merah batu...

PUISI-PUISI J. AKID LAMPACAK: AKU MELIHAT NAMAMU

AKU MELIHAT NAMAMU pada rintik hujan musim kedua namamu menjelma dingin yang menyelimuti tubuhku tapi aku tak mampu menyentuhnya bahkan saat kubaca namamu seluruhnya semakin semu dunia menjadi tubuhmu yang buram dan...

PUISI-PUISI EDDY PRANATA PNP: PERJALANAN MENCARI KEKASIH

PERJALANAN MENCARI KEKASIH ke bandung juga ini pagi mencari kekasih yang pergi membawa bunga karang nusakambangan mungkin sekarang telah menyamar perempuan priangan yang gelisah dan melupakanku bisa jadi ia...

PUISI-PUISI IMAM BUDIMAN: TUHAN SELALU ADA

TUHAN SELALU ADA Tuhan ada di pangkal huruf hamzah. Tuhan ada di kedalaman banjir setinggi atap dan bubungan. Tuhan ada pada robot buatan Jepang. Tuhan...

PUISI-PUISI MAHWI AIR TAWAR

PENGAKUAN CINTA Masa lalu berpawai sepanjang jalan dari titian pertemuan ke bentangan kenangan, kerlip rindu meriap di rongga-rongga waktu lemparkan serpihan pagi dalam iringan nyanyian...