Beranda SASTRA Halaman 19

SASTRA

PUISI-PUISI IMAM KHOIRONI; CATATAN KEBERANGKATAN

Catatan Keberangatan Di ufuk barat Senandung elegi Rinduku akan mengembara lagi Tentang cerita kecil di televisi Yang hari ini aku jalani Kucatat semua resah Kusadur tiap getar Kumaknai dengan keberangkatan Dan akan kucatat...

BADUDUS

Pukul 09.00 di suatu Sabtu, aku duduk di sebelahnya. Menggoyangkan kedua kakiku yang bergantung di atas kursi papan tepat bawah pohon Kelapa. Kami berdua...

ABUNAWAS, FIRASAT DAN MIMPI BURUK

Udara subuh di pesisir Pantai Batu Lima menusuk-nusuk kulit. Membuat setiap bulu tangan meremang. Kabut-kabut tebal membuat pandangan mata begitu pendek. Lamat-lamat sudara adzan...

PUISI-PUISI FARIS AL FAISAL; EFIGRAM BUAH APEL

efigram buah apel pada musim memetik buah saya berjalan di antara kebun dan embun sebuah keranjang ditenteng di tangan seperti menggandeng lenganmu apel merah itu merona saya seakan sedang memetik...

PINOLIN-MELATONIN-DNA DECODING

Fulah mengangguk-angguk. Entah apakah ia paham dengan ceritaku atau sekadar mendengarkannya saja. Aku kembali menyeruput kopiku yang mulai dingin. Gelak canda tawa kudengar di...

PANTAI BATU LIMA

Tiga puluh lima kilometer dari pusat kota Pelaihari, kampungku adalah pemukiman tertua di Kabupaten Tanah Laut. Tak banyak para pendatang berhasil sampai ke sini...

BAB1; FULAH DAN BEBERAPA CANGKIR KOPI

Bab 1 Malam memang belum lagi setengahnya. Hawa yang mengerutkan kulit terasa sudah menyelimut. Fulah terkejut. Entah apa maksudnya setelah mendengar kisahku yang telah lewat,...

PROLOG; TANDA KEMATIAN, TANDA KELAHIRAN

PROLOG Malam itu, suara tetes hujan terdengar seperti logam anak panah yang menghunjam di atas atap. Menghunus layaknya pedang. Menggores urat jantung. Menyayat ulu hati....

PUISI-PUISI MAULIDAN RAHMAN SIREGAR: UMUR 3 BATANG ROKOK

UMUR 3 BATANG ROKOK pada hisapan pertama ini, kekasih kuputar lagi lagu-lagu kesayangan sebagai ganti lagu-lagu kesayangan sebagai ganti tangis berkepanjangan tangis seumur hidup sebab, meski berkali-kali kubunuh berkali-kali kau mati kau...

CERPEN; SENJA YANG TAK JINGGA

Kelak di satu senja, anakmu dan anakku akan saling bercerita tentang orangtuanya yang menggilai senja dan tak lagi jingga setelah itu. Senjamu tak lagi indah,...